Senin, 20 April 2026

Alasan Dewi Perssik Langsung Laporkan 3 Akun Medsos Penyebar Hoaks ke Polisi, Bukan Diawali Somasi

Penyanyi Dewi Perssik tak mau basa-basi memperkarakan akun media sosial yang mencemarkan nama baiknya. Ia langsung lapor polisi.

Tangkapan layar YouTube Was Was
Dewi Perssik mengungkap alasan mengapa ia melakukan proses pembekuan sel telur. 

Ringkasan Berita:
  • Dewi Perssik akan laporkan akun media sosial ke polisi dengan tuduhan pencemaran nama baik
  • Merasa terganggu, pilihan lapor polisi dinilai lebih baik ketimbang somasi
  • Bukti-bukti sudah dikumpulkan untuk menjerat pemilik akun media sosial agar diganjar hukuman

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sudah kadung kesal, penyanyi Dewi Perssik tak mau basa-basi memperkarakan akun media sosial yang mencemarkan nama baiknya.

Khususnya yang belakangan ini heboh, yakni soal tuduhan yang menyebut Dewi Perssik mengusir Irish Bella.

Kuasa hukum Dewi Perssik, Sandy Arifin, menegaskan bahwa sang pedangdut tidak akan menempuh jalur somasi, melainkan langsung melaporkan akun media sosial tersebut ke pihak berwajib.

“Kita enggak pakai somasi, langsung laporan,” kata Sandy saat ditemui di Polres Metro Jakarta Selatan, Selasa (25/11/2025).

Sandy mengatakan, Depe, sapaan akrab kliennya, sudah merasa sangat dirugikan dengan berbagai tudingan yang beredar, termasuk isu yang menyebut dirinya mengusir Irish Bella dari sebuah program televisi. 

Baca juga: Marah Dituduh Usir Irish Bella, Dewi Perssik Merasa Nama Baiknya Dicemarkan, Siap Lapor Polisi

Menurutnya, informasi tersebut tidak sesuai fakta dan membuat keluarga Dewi ikut terkena dampaknya.

“Beritanya masih ada aja. Klien kami terganggu, keluarganya juga terganggu, ditanya-tanyain terus. Padahal dia enggak melakukan itu,” ucap Sandy.

Dewi juga telah mengumpulkan bukti berupa tangkapan layar dari akun-akun media sosial yang diduga menyebarkan hoaks tersebut.

Setidaknya ada tiga akun yang siap dilaporkan, baik dari TikTok maupun Instagram.

“Yang kemarin sementara ada tiga. Ada beberapa lagi yang baru muncul,” ujar Sandy.

Kuasa hukum Depe lainnya, Wijayano Hadi Sukrisno, menilai penyebaran informasi tidak benar secara masif dapat merusak citra seorang public figure seperti Dewi Perssik.

“Kalau public figure itu setiap hari beraktivitas. Kalau aktivitasnya dituduh yang enggak-enggak, otomatis citranya bisa jelek di mata masyarakat. Padahal tidak ada kejadian apa-apa, tapi beritanya masif,” jelas Sukrisno.

Sandy menambahkan, laporan polisi akan dibuat setelah Dewi kembali dari agenda luar kota pada akhir pekan ini. Bukti-bukti serta daftar akun yang akan dilaporkan akan diserahkan kepada penyidik minggu depan.

“Kita lihat nanti itikad baiknya seperti apa, dan efek jeranya bagaimana,” imbuh Sandy.

 

(Tribunnews.com/ Fauzi Alamsyah)

 

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved