Selasa, 12 Mei 2026

Debut Irish Bella Jadi Produser Garap Film Horor Thriller 'Dosa'

Menurut Irish Bella, film Dosa bukan hanya untuk menakut-nakuti penonton. Tapi ada pesan moral yang bisa dipetik.

Tayang:
Wartakotalive.com/ Arie Puji Waluyo
IRISH BELLA. 
Ringkasan Berita:
  • Irish Bella merealisasikan ketertarikannya pada proses kreatif di balik layar
  • Ia pun menjalani debut sebagai produser untuk film berjudul "Dosa"
  • Film "Dosa" mengusung genre thriller dengan pendekatan horor psikologis.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Artis peran Irish Bella mencoba hal baru sebagai produser film film horor thriler berjudul "Dosa".

Menurut Irish, keterlibatannya dalam film Dosa bukan sekadar mencoba peran baru, melainkan bentuk realisasi dari ketertarikannya pada proses kreatif di balik layar. 

Setelah berdiskusi dengan sutradara Sondang dan produser Echa, ia merasa film ini memiliki fondasi cerita yang kuat dan relevan dengan kehidupan penonton.

Ia menuturkan bahwa film "Dosa" mengusung genre thriller dengan pendekatan horor psikologis. 

Irish menegaskan, film ini tidak hanya mengandalkan teror dan kejutan visual semata, tetapi juga menyimpan pesan moral tentang konsekuensi dari setiap perbuatan manusia.

Baca juga: Ammar Zoni Dapat Kiriman Video Anak-anaknya dari Irish Bella, Hatinya Senang

“Insya Allah ini bukan sekadar film yang nakut-nakutin atau semacamnya, tapi ada yang lebih dari itu," ucap Irish Bella di kawasan Kuningan Jakarta Selatan, Rabu (17/12/2025).

"Dengan value yang kita bawa pada film Dosa ini, semoga banyak pesan yang bisa diambil oleh para penonton,” tutur Irish.

Tema sebab-akibat menjadi benang merah cerita yang menurutnya sangat dekat dengan realitas kehidupan sehari-hari. 

Penonton diajak masuk ke dalam konflik batin para karakter, sekaligus dipaksa merenungkan pilihan hidup yang pernah mereka buat.

“Setiap perbuatan yang kita lakukan akan ada sebab akibat di kemudian hari," katanya. 

"Jadi psikologis kita saat menonton benar-benar akan dibuat membayangkan ini dan itu,” ungkap Ibel.

Sebagai produser, Irish Bella juga menaruh perhatian besar pada aspek visual dan artistik. 

Pemilihan lokasi hotel tua dalam film Dosa bukan sekadar latar seram, melainkan simbol ruang penghakiman, tempat rahasia dan dosa manusia terkuak satu per satu.

Secara garis besar, film Dosa berkisah tentang pasangan suami istri, Bima (28) dan Ersya (25), yang nekat melakukan perjalanan ke luar kota demi pelantikan jabatan. 

Keputusan tersebut diambil dengan mengabaikan firasat buruk dari Nungki, ibu Bima, yang bahkan diam-diam diberi obat tidur oleh Ersya.

Di tengah perjalanan, pertengkaran mereka berujung fatal ketika konsentrasi Bima terpecah saat berpapasan dengan truk yang dikemudikan Nanang (35), seorang sopir mabuk yang baru saja melakukan tabrak lari. 

Kecelakaan tak terhindarkan, dan mobil mereka terperosok ke dalam jurang. Merasa masih hidup, Bima dan Ersya berusaha mencari pertolongan hingga menemukan sebuah hotel tua misterius yang dijaga oleh resepsionis aneh bernama Dilla. 

Di sanalah teror dimulai. Mereka bertemu Nanang dan mengalami rangkaian penyiksaan sadis oleh sosok Algojo, yang memaksa masing-masing karakter menghadapi dosa masa lalu.

Ersya harus berhadapan dengan perselingkuhan dan aborsi yang pernah ia lakukan. 

Nanang dihantui pembunuhan akibat mabuk, sementara Bima dipaksa mengakui dosa terbesarnya: membunuh rekan kerja demi promosi jabatan.

“Ternyata film thriller bukan cuma sekadar ngagetin, tapi ada value yang bisa mereka bawa pulang. Dijamin semua akan langsung memikirkan tentang apa yang sudah dilakukan selama ini,” tutur Irish Bella.

 

(Tribunnews.com/ Bayu Indra Permana)

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved