Minggu, 17 Mei 2026

Fajar Sad Boy Ungkap Cara Bertahan dari Bullying Digital, Ajak Gen Z Jaga Kesehatan Mental

Fajar Sad Boy berbagi pengalaman menghadapi bullying digital dan mengajak Gen Z menjaga kesehatan mental di tengah tekanan media sosial

Tayang:
Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Eko Sutriyanto
Tribunnews.com/Aisyah Nursyamsi
BULLYING ERA DIGITAL - Influencer Fajar Sad Boy saat menghadiri acara Gen Z Fest: The Next Wave of Digital Natives yang digelar Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN di Jakarta, Kamis (18/12/2025). Dalam kesempatan tersebut, Fajar berbagi pengalaman menghadapi bullying di era digital. 
Ringkasan Berita:
  • Fajar Sad Boy mengungkap pengalamannya menghadapi bullying di media sosial saat menghadiri Gen Z Fest yang digelar Kemendukbangga/BKKBN di Jakarta Timur. 
  • Ia memilih menjadikan komentar negatif sebagai motivasi, namun menegaskan bahwa bangkit dari bullying tidak berarti membenarkan perundungan. 
  • Pesan Fajar menekankan pentingnya empati, saling menghargai, dan menjaga kesehatan mental Generasi Z di era digital. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Influencer Fajar Sad Boy membagikan pengalamannya menghadapi bullying di media sosial dan mengajak Generasi Z menjaga kesehatan mental di tengah tekanan era digital.

 Pesan tersebut ia sampaikan saat menghadiri Gen Z Fest: The Next Wave of Digital Natives yang digelar Kemendukbangga/BKKBN di Jakarta Timur, Sabtu (20/12/2025).

Fajar mengakui bahwa komentar negatif dan perundungan bukan hal baru baginya sebagai figur publik muda yang aktif di media sosial. Namun, ia memilih menjadikan pengalaman tersebut sebagai motivasi untuk terus berkembang, bukan sebagai alasan untuk terpuruk.

“Alhamdulillah ya, terutama jadiin motivasi,” ujar Fajar dalam sesi diskusi interaktif di hadapan peserta Gen Z.

Bullying di ruang digital kerap muncul dalam bentuk ejekan, komentar kebencian, hingga penilaian personal yang dilakukan tanpa mempertimbangkan dampak psikologisnya. Kondisi ini dapat memengaruhi kepercayaan diri dan kesehatan mental anak muda, terutama mereka yang masih dalam proses mencari jati diri.

Baca juga: KPI Tanggapi Kritik Deddy Corbuzier Terkait Fajar Sad Boy Muncul di TV

Pentingnya Sikap Saling Menghargai

Meski mampu bertahan, Fajar menegaskan bahwa bangkit dari bullying bukan berarti membenarkan perundungan itu sendiri.

Menurutnya, akan jauh lebih baik jika seseorang bisa berkembang tanpa harus disakiti terlebih dahulu.

“Percuma kalian mau ngomongin aku. Gak apa-apa ngomongin aja, tapi aku gak bakalan diam, aku gak bakalan cuek,” katanya.

Fajar menekankan pentingnya sikap saling menghargai, bahkan dalam situasi yang tidak menyenangkan. Ia juga memilih merespons para pelaku bullying dengan nada yang lebih reflektif.

“Alhamdulillah kalian sehat selalu, yang pernah nge-haters, pernah nge-bully, semua semoga panjang umur dan sehat selalu,” ujarnya.

Melalui Gen Z Fest, Kemendukbangga/BKKBN mendorong kesadaran bahwa bullying bukan hanya persoalan individu, tetapi tantangan sosial yang membutuhkan empati, dukungan lingkungan, serta peran keluarga sebagai tempat aman bagi generasi muda.

Pesan yang disampaikan Fajar Sad Boy menjadi pengingat bahwa ruang digital seharusnya menjadi tempat berekspresi yang sehat, bukan ruang yang melanggengkan perundungan.

 

 

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved