Jumat, 8 Mei 2026

Mengaku Korban Pelecehan, Manohara Odelia Tak Sudi Dilabeli 'Mantan Istri Pangeran Kelantan'

Manohara menekankan bahwa penggunaan istilah "mantan istri" adalah kekeliruan fatal yang mendistorsi fakta masa lalunya.

Tayang:
Editor: Willem Jonata
bolasport.com
Manohara hadir pada laga Persija Jakarta kontra PSM Makassar di SUGBK 

Ringkasan Berita:
  • Manohara selama ini dilabeli sebagai mantan istri Pangeran Kelantan 
  • Namun, kali ini Manohara tak tinggal diam. Ia mengumumkan surat terbuka menyatakan keberatan dengan label tersebut
  • Manohara menyinggung soal korban pelecehan seksual. Dituliskannya bahwa korban tak sepatutnya disebut sebagai mantan pacar atau suami

 

TRIBUNNEWS.COM - Model dan aktivis Manohara Odelia menyampaikan surat terbuka untuk media di Indonesia.

Isinya berupa pernyataan keberatannya dengan pemberitaan yang masih melabelinya sebagai mantan istri Pangeran Kelantan Tengku Muhammad Fakhry Petra, yang sejak Januari 2024 berstatus Putra Mahkota.

Keberatan tersebut dia sampaikan di akun Instagramnya @manodelia, Selasa (7/1/20250.

Manohara menekankan bahwa penggunaan istilah "mantan istri" adalah kekeliruan fatal yang mendistorsi fakta masa lalunya.

Istilah tersebut, menurut dia, menyiratkan adanya hubungan dewasa yang didasari persetujuan bersama dan legalitas yang sah.

"Apa yang terjadi selama masa remaja saya bukanlah hubungan romantis, bukan hubungan atas persetujuan bersama, dan bukan pernikahan yang sah," tulis Manohara dalam surat terbukanya.

Baca juga: Dulu Alami KDRT oleh Pangeran Malaysia, Manohara Kini Buka Hati, Gandeng YouTuber Denmark

Ia mengingatkan publik bahwa saat peristiwa itu terjadi, dirinya masih di bawah umur, yakni 15 tahun. Sementara si pria telah berusia 30-an tahun.

Ditegaskannya, bahwa situasi tersebut merupakan bentuk paksaan, bukan sebuah pilihan hidup yang ia jalani secara sukarela.

Manohara juga mengkritik cara media membingkai kekerasan atau paksaan sebagai sebuah hubungan formal. Ia menyamakan situasi ini dengan korban pelecehan seksual yang tidak sepatutnya disebut sebagai "mantan pacar" dari pelakunya.

Ingat Pangeran Kelantan Tengku Fakhry, Mantan Suami Manohara? Nasibnya Sempat Menyedihkan, 'Diusir' dari Kerajaan
Ingat Pangeran Kelantan Tengku Fakhry, Mantan Suami Manohara? Nasibnya Sempat Menyedihkan, 'Diusir' dari Kerajaan (TribunMataram Kolase/ Instagram)

"Ketika pelecehan berulang kali digambarkan sebagai sebuah hubungan, itu mengajarkan masyarakat untuk melihat paksaan sebagai persetujuan, dan anak-anak sebagai peserta, bukan korban," tegasnya.

Melalui unggahan tersebut, Manohara meminta secara resmi media dan platform digital lainnya untuk berhenti menggunakan label "mantan istri" saat merujuk pada dirinya.

Baginya, permintaan ini bukan sekadar urusan mengungkit masa lalu, melainkan soal akurasi sejarah dan martabat penyintas.

Ia berharap bahasa yang digunakan media lebih bertanggung jawab dan tidak lagi membingkai situasi paksaan yang melibatkan anak-anak sebagai hubungan orang dewasa yang sukarela.

Sementara di postingan teranyarnya, Manohara menyinggung soal korban pelecehan seksual. Dituliskannya bahwa korban tak sepatutnya disebut sebagai mantan pacar atau suami.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved