Komika Pandji Pragiwaksono
Banjir Dukungan Usai Dipolisikan, Pandji Pragiwaksono Berterima Kasih kepada Publik
Materi show stand up comedy Pandji Pragiwaksono jadi perdebatan di dunia maya. Bahkan ia dipolisikan karena tuduhan membuat gaduh.
Ringkasan Berita:
- Pandji Pragiwaksono dapat dukungan setelah materinya jadi perdebatan di media sosial, bahkan dilaporkan ke pihak berwajib
- Banyak yang simpati dan menanyakan kondisi Pandji pascadilaporkan ke polisi
- Pandji memastikan kondisi dirinya dalam keadaan baik-baik saja
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komika Pandji Pragiwaksono akhirnya buka suara di tengah polemik materi stand up comedy shownya bertajuk Mens Rea jadi perdebatan publik. Bahkan ia sampai dilaporkan ke polisi.
Melalui sebuah video di Instagram cerita, Pandji Pragiwaksono mengucapkan terima kasih atas dukungan dan doa yang ia terima dari masyarakat.
Ia memastikan kondisi dirinya dalam keadaan baik-baik saja.
Baca juga: Bayaran Pandji Pragiwaksono untuk Show Mens Rea Bikin Melongo, Nolnya Ada Sembilan
“Hai apa kabar Indonesia, gue cuma bilang terima kasih untuk dukungannya, untuk doanya. Banyak banget yang ngedoain yang baik-baik ke gue,” ujar Pandji dikutip Tribunnews, Jumat (9/1/2026).
“Gue juga baik-baik aja. Gue lagi di New York abis isi siaran dan sekarang lagi mau balik ke rumah, mau balik ke anak-anak dan istri, dan makan malam bareng mereka,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pandji juga mendoakan para pendukungnya agar selalu sehat. Ia juga berterima kasih karena sudha mencintai kesenian stand up comedy.
“Semoga lo juga sehat dan baik-baik saja. Love you, dan terima kasih sudah mencintai kesenian stand up comedy. Moga-moga gue masih punya banyak perkomedian untuk anda,” ucapnya.
Sebelumnya, Presidium Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU), Rizki Abdul Rahman Wahid, melaporkan materi stand up comedy Pandji Pragiwaksono yang menyinggung pemberian konsesi tambang oleh pemerintah kepada NU.
Materi tersebut disampaikan Pandji dalam pertunjukan bertajuk Mens Rea yang kini tayang di platform Netflix dan menuai beragam reaksi publik.
Rizki mempersoalkan pernyataan Pandji yang menuding bahwa pemberian konsesi tambang kepada NU merupakan bentuk imbalan politik dari pemerintah.
“Saya sebagai aktivis muda Nahdlatul Ulama merasa dirugikan atas statement beliau yang menyampaikan bahwa NU terlibat dalam politik praktis dan terus kemudian mendapat imbalan dalam bentuk tambang,” kata Rizki, dikutip dari program Kompas Petang di YouTube Kompas TV, Kamis (8/1/2026).
Menurut Rizki, pernyataan tersebut tidak sesuai dengan fakta dan dinilainya sebagai bentuk fitnah terhadap NU.
Ia menegaskan bahwa NU telah berkontribusi besar bagi bangsa jauh sebelum kemerdekaan, terutama melalui pendidikan pesantren, masjid, serta dakwah keagamaan.
“Saya sebagai santri jalanan dan warga nahdliyin, NU telah banyak berkontribusi terhadap negara ini jauh sebelum ada kemerdekaan, bahkan melakukan perlawanan terhadap penjajahan,” ujarnya.
Rizki juga menyayangkan pernyataan Pandji yang dianggap mendiskreditkan NU dengan tudingan terlibat politik praktis dan mendapatkan imbalan berupa tambang.
“Lalu kemudian didiskreditkan oleh Pandji bahwa NU mengikuti politik praktis dan mendapatkan tambang,” pungkasnya.
(Tribunnews.com/ Fauzi Alamsyah)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Pandji-Pragiwaksono-2-13112025.jpg)