Bukan Menolak Tua, Aktris Ade Fitrie Kirana Lakukan Perawatan Demi Kesehatan
Sebagai wanita berhijrah, Ade Fitrie Kirana lebih menyukai perawatan yang fokus pada kesehatan kulit dan tampilan natural.
Ringkasan Berita:
- Sebagai wanita Ade Fitrie Kirana merasa perlu melakukan perawatan diri
- Wanita yang telah berhijrah, menurut Ade, cenderung menghindari perubahan wajah yang ekstrem
- Ade menyukai perawatan yang fokus pada kesehatan kulit dan tampilan natural
TRIBUNNEWS.COM - Aktris Ade Fitrie Kirana sudah kepala empat dan menyadari usianya sudah tak muda lagi. Di usia tersebut ia merasa semakin perlu melakukan perawatan diri.
Diakui Ade, perawatan diri yang dia lakukan bukan sebagai upaya menolak tua.
"Bukan menolak tua, itu enggak boleh kata pak ustaz. Tapi selayaknya perempuan, kita perlu dan wajib untuk terus merawat diri untuk kesehatan," ucap bintang sinetron Raden Kian Santang tersebut dalam pembukaan AFK Beauty Skin Clinic di Jalan Bangka, Jakarta Selatan,baru-baru ini.
Baca juga: Soal Perawatan Kulit, Aktris Astrid Tiar Merasa Tak Perlu Jauh-jauh ke Luar Negeri
Ia juga tak berlebihan dalam melakukan perawatan. Sewajarnya saja yang penting halal mengingat dirinya sudah berhijrah.
Prinsip yang sama juga diterapkan Ade selaku orang yang menekuni bisnis kecantikan. Treatment yang ada di kliniknya bukan sekadar tren atau hype semata.
Menurut Ade, segmen wanita yang telah berhijrah cenderung menghindari perubahan wajah yang ekstrem. Mereka lebih menyukai perawatan yang fokus pada kesehatan kulit dan tampilan natural.
"Fokus mereka biasanya nutrisi yang memang terjaga dan konsisten dan hasilnya bisa lebih maksimal," tuturnya.
Ia berusaha betul-betul konsisten menjalankan prinsip yang menjadi skala prioritas AFK, yaitu kesehatan, kenyamanan, dan kepercayaan.
"Sekarang ada CO2 laser, ada HIFU, ada Exilis, ada Velashape. Semua pokoknya kami upgrade sesuai standar Kemenkes," paparnya.
Sejumlah artis senior seperti Marini Zumarnis dan Inneke Koesherawati, dikatakannya menjadi pelanggan setia karena merasa cocok dengan pendekatan perawatan yang ditawarkan.
"Mereka datang ke sini untuk mendukung dan memang merasakan hasilnya," ungkapnya.
Integritas Ade melayani pasien juga menjadi kunci menjaga kepercayaan pasien.
Ia tidak segan menolak permintaan pasien jika perawatan yang diminta dinilai tidak sesuai atau berlebihan, demi menjaga keamanan dan estetika yang proporsional.
"Kami berani untuk mengatakan tidak kepada pasien siapapun karena dia mungkin ingin ikut-ikutan teman-temannya tapi tidak sesuai dengan kondisinya," demikian tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Ade-Fitrie-Kirana-1-20012026.jpg)