Konflik Keluarga Denada
Ressa Rizky Rosano Ancam Bongkar Buka Aib Denada, Terbongkar Alasannya Kecewa Pada Adik sang Artis
Konflik keluarga antara Denada dengan pria yang mengaku anak kandungnya, Ressa Rizky Rosano (24) membuat sang artis diancam.
"Kalau siap dengan risikonya ya monggo ayo. Saya juga siap dengan risikonya kok. Kalau saya mau ada laporan polisi, entah pencemaran nama baik, saya siap!" ujar Ronald Armada.
"Kami membuka ini agar mendapatkan social justice. Biar masyarakat yang menilai siapa yang benar," tambahnya.
Sakit Hati, Jadi Alasan Ressa Ancam Bongkar Aib Denada
Ronald menceritakan alasan dirinya mendampingi Ressa untuk menggugat Denada ke Pengadilan, karena adik Denada yang membuat ulah lebih dulu.
Ronald menceritakan kalau Ressa hidup dengan Dino Rossano dan istri yang dianggap sebagai ayah dan ibunya, padahal mereka adalah Paman dan Tante dari Ressa.
"Resaa menganggap mereka Ayah dan ibu, padahal Paman dan tantenya. Nah orang yang dianggap orang tuanya Ressa, adalah orang tua saya," kata Ronald.
Ronald menegaskan bahwa ada rasa sakit hati mendalam yang dirasakan oleh keluarganya, pemicunya adalah insiden yang terjadi di Banyuwangi, Jawa Timur.
Dimana ibunda Ressa (mertua Ronald) tiba-tiba didatangi polisi atas laporan dari pihak keluarga Denada.
"Saya sebagai anak menantunya, sakit hati ketika ibu saya, mertua saya didatangi polisi, dituduh melakukan penggelapan mobil," tegas Ronald Armada.
Ronald menceritakan kronologi kejadian yang membuat ibunya sampai jatuh sakit. Saat itu, ia sedang berada di Surabaya ketika menerima telepon dari mertuanya yang menangis sesenggukan.
"Mertua saya telepon sambil menangis, sesak napas. Beliau bilang, 'Le, Mama didatangi polisi. Mama dilaporkan katanya melakukan penggelapan mobil'. Kaget saya!" ungkap Ronald.
Setelah ditelusuri, laporan tersebut ternyata dilayangkan oleh Muhammad, adik laki-laki Denada. Pihak Denada menuduh ibunda Ressa menggelapkan mobil yang STNK-nya atas nama Muhammad.
Padahal, menurut Ronald, mobil tersebut sehari-hari digunakan dan dicicil oleh Ressa.
"Itu yang bikin saya jengkel, yang bikin saya marah. Enggak tambah terima kasih, malah dilaporkan polisi. Kan lucu," ungkapnya.
Meski laporan polisi (LP) tersebut akhirnya tidak berlanjut karena diselesaikan secara kekeluargaan berkat hubungan baik Ronald dengan pihak kepolisian setempat, luka hati keluarga Ressa sudah terlanjur menganga.
Sikap pihak Denada yang dinilai arogan dan menantang untuk memviralkan kasus ini akhirnya membuat Ronald mengambil langkah tegas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/denada-bawa-anak-kembali-ke-jakarta-1.jpg)