Ira Swara Alami Banjir Pertama Kali di Rumah Tanjung Priok, Terjadi Dua Kali
Ketinggian air di rumah Ira Swara mulai dari semata kaki hingga setinggi betis atau sekitar 30 sampai 60 sentimeter.
Ringkasan Berita:
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyanyi dangdut Ira Swara mengungkapkan pengalaman pertamanya menghadapi banjir akibat curah hujan tinggi di Jakarta belakangan ini.
Rumahnya di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara terendam banjir.
Ira Swara mengaku tak menyangka rumah yang telah ditempatinya kembali selama dua tahun terakhir itu akhirnya terdampak banjir. Pasalnya, selama tinggal di kawasan tersebut, ia belum pernah merasakan banjir sebelumnya.
“Ini benar-benar pertama kalinya air sampai masuk ke rumah. Karena nggak biasa banjir, barang-barang sensitif air masih ada di lantai bawah,” ujar Ira saat ditemui di Warung Buncit, Jakarta Selatan, belum lama ini.
Menurutnya, hujan deras sudah turun sejak dini hari hingga siang hari.
Baca juga: Banjir di Jakarta, Tina Toon Langsung Cek Air Naik 2 Kali Lipat, Rumah Pedangdut Ira Swara Terendam
Namun air mulai masuk ke dalam rumah sekitar pukul 08.00 WIB. Saat kejadian, Ira berada di lantai atas dan baru menyadari banjir setelah melihat unggahan anggota keluarganya.
“Airnya naiknya pelan-pelan. Pas lihat story keluarga bilang air sudah masuk, baru aku turun ke bawah,” katanya.
Ketinggian air mulai dari semata kaki hingga setinggi betis atau sekitar 30 sampai 60 sentimeter di beberapa ruangan seperti ruang tamu dan kamar depan.
Sejumlah barang sempat terendam, namun berhasil diselamatkan.
“Kerusakan nggak terlalu parah, paling baju-baju, koper, sama kursi-kursi di bawah,” ujarnya.
Ira menyebut banjir sempat terjadi dua kali. Awalnya hanya menggenangi ruang tamu, kemudian air kembali naik hingga mencapai area dapur.
“Ramai-ramai di rumah, ada mamah, tante, kebetulan juga lagi ultah adik aku. Aku iseng posting di media sosial, ternyata responnya rame,” kata Ira.
Meski demikian, Ira memastikan tidak ada kerugian materil. Ia kini lebih waspada dengan mengamankan barang-barang elektronik untuk antisipasi ke depan.
“Kerugian besar nggak ada, Alhamdulillah. Kemarin sempat bingung bersih-bersih karena air mati akibat korslet, bukan dari PAM. Setelah air nyala baru bisa beres-beres,” jelasnya.
Terkait bantuan atau evakuasi, Ira menyebut situasi masih bisa ditangani secara mandiri.
“Alhamdulillah enggak separah itu, jadi masih bisa ditangani sendiri,” tutup Ira.
(Tribunnews.com/ Fauzi Alamsyah)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Ira-Swara-bangkrut.jpg)