Rabu, 3 Juni 2026

Kabar Artis

Pamer Baby Bump, Amanda Manopo Akui Sedih Bayinya Disebut Anak Haram

Amanda Manopo bangga memamerkan perut buncit ibu hamil alias baby bump, namun akui sedih karena bayinya dituding anak haram

Tayang:
Penulis: Siti Nurjannah Wulandari
Editor: Salma Fenty

Ringkasan Berita:
  • Artis Amanda Manopo mulai memamerkan bentuk perut hamil alias baby bump
  • Namun dalam unggahannya, Amanda Manopo mengaku sedih
  • Pasalnya bayi di dalam kandungannya sudah banyak yang menyebut sebagai anak haram

TRIBUNNEWS.COM - Artis peran Amanda Manopo baru saja memamerkan perut buncit ibu hamil alias baby bump.

Amanda Manopo dan Kenny Austin sudah membagikan kabar bahagia menanti kehadiran buah hati sejak November 2025 lalu.

Kabar tersebut memang dibagikan tak lama setelah Amanda Manopo dan Kenny Austin resmi menikah.

Artis berusia 25 tahun tersebut memang mengaku sudah mempersiapkan kehamilan sebelum menikah.

Ia dan Kenny Austin sudah memeriksakan kondisi kesehatan mereka ke dokter spesialis.

Amanda dan Kenny juga mengaku tak pernah menunda soal momongan.

Diperkirakan usia kehamilan Amanda saat ini menginjak usia lima bulan.

Artis kelahiran Jakarta tersebut mulai memamerkan baby bump di media sosial.

Meski dunianya sebagai calon ibu menuai rasa bangga, Amanda Manopo mengaku ada sisi kesedihan.

Ia menyebut banyak warganet yang menuduh bayi dalam kandungannya sebagai anak haram.

Baca juga: Rayakan Natal 2025, Amanda Manopo dan Kenny Austin Gelar Open House

Bahkan ada yang menyebut tak lama lagi akan melahirkan.

"Bangga banget skrng udh di titik ini sebentar lg jadi ibu

Tapi sedih juga anak yang gatau apa2 harus banyak nanggung..
di atain anak haram, bulan ini katanya mau lahiran

Tapi gpp kita lewatin bareng2 yaa," tulis @amandamanopo pada Jumat (30/1/2026).

Manda tetap mengucapkan rasa terima kasih pada calon bayi yang selalu pengertian dan tak pernah menyusahkan sang ibunda.

Sesuai Minatmu
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved