Doktif Vs Richard Lee
Doktif Nangis Terharu usai Richard Lee Ditahan: Sebenarnya Saya Capek Melawan Manusia Ini
Doktif mengaku masih terharu setelah akhirnya Richard Lee ditahan Polda Metro Jaya atas kasus pelanggaran perlindungan konsumen.
Ringkasan Berita:
- Doktif mengaku terharu atas penahanan Richard Lee oleh Polda Metro Jaya pada 6 Maret 2026 terkait kasus perlindungan konsumen, yang terjadi bertepatan malam Nuzulul Qur’an.
- Doktif menangis saat membahas penahanan Richard Lee.
- Ia mengaku lelah berseteru karena merasa sering digiring opini publik, namun tetap bertekad mengawal kasus skincare tersebut hingga tuntas.
TRIBUNNEWS.COM - Dokter Samira Farahnaz alias Dokter Detektif (Doktif) masih terharu atas ditahannya Richard Lee.
Richard Lee resmi ditahan Polda Metro Jaya pada Jumat (6/3/2026), terkait laporan dari Doktif soal pelanggaran perlindungan konsumen.
Setelah ditahannya Richard Lee, Doktif mengaku sampai saat ini masih terharu.
Bahkan Doktif pun menangis saat menyebut penahanan Richard Lee bertepatan pada malam Nuzulul Qur'an atau 17 Ramadan.
"Sampai sekarang masih terharu ya, kalian sadar enggak penahanan seorang tersangka DRL itu dilakukan di malam Nuzulul Qur'an," ucap Doktif, dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Senin (9/3/2026).
Tangis Doktif semakin pecah ketika mengaku dirinya sudah lelah berseteru dengan Richard.
Ia menyinggung sikap dari pemilik kecantikan Athena Group itu dalam menyikapi masalah ini.
"Sebenarya saya tuh capek melawan manusia ini, capek luar biasa."
"Karena bisa berbolak-balik, dia punya tenaga buzzer yang luar biasa kuat, dan yang tidak fakta itu bisa fakta, digiring opini masyarakat," ujar Doktif.
Meski begitu, wanita yang aktif mengulas dan mengkritik produk skincare ini, bakal terus mengawal kasus tersebut sampai tuntas.
Baca juga: Tidur Beralaskan Matras, Richard Lee Ditempatkan dalam Sel Bareng Delapan Tahanan Lain
Hal ini tentunya karena dukungan dari masyarakat untuk memberantas kejahatan di dunia skincare.
"Yang membuat semangat Doktif salah satunya support dari masyarakat yang smart dan sampai saat ini masih mendukung," katanya.
Doktif Sebut Richard Lee Lakukan Dugaan Penipuan yang Lebih Besar
Sebelumnya, Doktif kembali bicara mengenai produk kecantikan milik Richard Lee.
Doktif menduga ada tindakan penipuan yang jauh lebih besar dilakukan oleh Richard Lee.
Ia menunjukkan bukti produk yang dibuat di pabrik milik sang dokter.
"Ini GODDES HAIR, ini adalah produk yang dibuat di pabriknya."
"Jadi sekarang dugaan penipuannya lebih besar, karena dilakukan oleh pabrik dari tersangka DRL," kata Doktif.
Doktif mengaku sempat melakukan uji lab terhadap produk tersebut.
Dari hasil pemeriksaan, Doktif tak menemukan salah satu kandungan yang dicantumkan pada produk Richard Lee.
"Setelah Doktif uji lab, di sini ada kandungan yang namanya ascorbic acid, tapi ternyata di sini tidak pernah ada kandungan ascorbic acid," beber Doktif.
Doktif lantas menduga ada tindakan penipuan yang lebih besar oleh Richard Lee hingga melibatkan pabrik miliknya.
"Artinya apa? Skala penipuannya lebih besar, dugaannya Doktif lebih besar, mengarahnya ke pabrik yang dia punya, dan ini salah satu barang buktinya."
"Komposisi yang dia klaim tidak terdeteksi, artinya saat ini dia melakukan tindak penipuan yang jauh lebih dahsyat di pabriknya sendiri," ucap Doktif sembari menunjukkan produk yang ia maksud.
Atas adanya kasus ini, Doktif mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam memilih produk-produk kecantikan atau skincare.
Ia juga meminta masyarakat memboikot semua produk milik Richard Lee agar memberikan efek jera.
"Jadi untuk masyarakat selamatkan uang kalian, lakukan cancel culture. Hentikan untuk mempercayai oknum satu ini, berikan dia efek jera," ujar Doktif.
Baca juga: Sebelum Ditahan, Richard Lee Kepergok Live TikTok saat Jadwal Pemeriksaan di Polda Metro Jaya
Perseteruan Doktif dan Richard Lee menanas berawal dari aksi saling lapor.
Keduanya pun telah ditetapkan menjadi tersangka.
Doktif ditetapkan tersangka kasus dugaan pencemaran nama baik.
Sedang Richard Lee ditetapkan tersangka kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen terkait produk dan treatment kecantikan.
Perseteruan berawal dari konten Doktif yang sering mengulas produk kecantikan dan menuduh beberapa produk milik Richard Lee melakukan overclaim atau penipuan kandungan bahan.
Richard Lee kemudian melaporkan Doktif atas pencemaran nama baik karena merasa produknya disudutkan secara tidak adil.
Sebaliknya, Doktif melaporkan Richard Lee atas dugaan berita bohong dan pelanggaran perlindungan konsumen.
Mantan karyawan Richard Lee muncul memberikan kesaksian kepada Doktif mengenai dugaan praktik produksi skincare yang tidak sesuai aturan.
(Tribunnews.com/Ifan)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.