Konflik Keluarga Denada
Alasan Ressa Tak Pernah Jawab Chat dari Denada, Akui Kecewa 24 Tahun Ditelantarkan
Ressa Rossano mengungkap alasannya tak pernah menjawab chat dari Denada, termasuk ajakan ingin bertemu.
Ringkasan Berita:
TRIBUNNEWS.COM - Polemik dugaan penelantaran anak yang dilakukan pedandut Denada terhadap putra kandungnya, Ressa Rizky Rossano kembali muncul ke permukaan.
Kasus ini kembali mencuat setelah Denada memutuskan untuk membongkar kisah soal Ressa di podcast Feni Rose.
Dalam podcast tersebut, Denada membenarkan dirinya mengandung Ressa saat usianya baru 20-an tahun.
Saat itu, Denada berusaha untuk mempertahankan Ressa sampai akhirnya melahirkannya secara prematur.
Kendati lahir prematur, Ressa cukup sehat.
Ia kemudian diserahkan kepada paman dan bibi Denada yang berdomisili di Banyuwangi, Jawa Timur untuk diasuh, atas usul ibunya, Emilia Contessa.
Berbekal harapannya agar Ressa bisa hadir di tengah-tengah keluarga yang utuh dengan peran ayah dan ibu, Denada pun setuju menyerahkan Ressa untuk diasuh paman dan bibinya.
Kini, setelah 24 tahun berlalu, tepatnya pada November 2025 silam, Ressa muncul dan menggugat Denada secara perdata di Pengadilan Negeri Banyuwangi dengan nominal Rp7 miliar atas tuduhan penelantaran anak.
Kemunculan Ressa membuat publik heboh, apalagi sang pedangdut selama ini dikenal sangat menyayangi anak perempuannya hasil pernikahan dengan Jerry Aurum.
Selama kasus berjalan, Denada akhirnya mengakui Ressa anak kandungnya.
Ia pun meminta maaf melalui laman Instagramnya, dan berusaha menjangkau Ressa via WhatsApp untuk mengajaknya bertemu.
Baca juga: Tanggapi Klarifikasi Denada, Ressa Rossano Ungkap Rencana Bertemu sang Ibu
Sayangnya, ajakan Denada untuk bertemu tak pernah digubris Ressa.
Kuasa hukum Ressa, Andika Meigista mengurai alasannya.
Dia tak memungkiri, kliennya kadung kecewa menerima kenyataan dirinya dibuang oleh Denada.