Lebaran 2026
Agenda Lebaran Baim Wong, Mudik ke Purwakarta dan Nyekar ke Makam Bunda
Baim Wong berencana pulang ke kampung halaman di Purwakarta untuk berziarah ke makam sang ibu.
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Bayu Indra Permana
Ringkasan Berita:
- Baim Wong berencana mudik ke kampungnya halamannya di Purwakarta.
- Ia akan berziarah ke makam sang ibu.
- Baim Wong rela menembus macet demi menuntaskan rindu pada sang ibu.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Lebaran selalu menjadi momen penuh makna bagi Baim Wong.
Tahun ini, Baim Wong berencana pulang ke kampung halaman di Purwakarta untuk berziarah ke makam sang ibu, almarhumah Kartini Marta Atmadja.
Baca juga: Ramadan Perdana Tanpa Paula Verhoeven, Baim Wong Akui Tantangan Urus Anak Sambil Kerja
Baim mengatakan agenda Lebaran keluarganya sebenarnya cukup sederhana. Salah satu yang paling penting baginya adalah menyempatkan diri untuk nyekar.
“Paling standar sih ya. Mudik ke Purwakarta, nyekar orang tua," ujar Baim Wong di kawasan Pesanggrahan Jakarta Selatan, Selasa (17/3/2026).
"Oh iya ngajak Kiano ke sana, itu aja,” kata Baim.
Rencananya nanti, Baim baru berangkat setelah menunaikan salat Ied di Jakarta. Setelah itu barulah ia menuju Purwakarta bersama keluarganya.
“Hari H (berangkat)," ucap Baim.
"Biasanya saya salat Ied dulu di sini, habis itu baru berangkat ke Purwakarta,” ujarnya.
Terjang Macet Demi Tuntaskan Rindu Pada sang Ibu
Macet memang masih jadi kendala utama tiap mudik, tapi Baim bersyukur saat ini anak-anaknya sudah gampang diajak bepergian.
“PR-nya ya macet. Tapi kalau sekarang mereka gampang diajak. Kalau dulu susah, sekarang ke mana-mana mau aja,” kata Baim.
Baca juga: Gaet Anak Disabilitas Bintangi Filmnya, Baim Wong: Mereka Butuh Kesempatan
Namun kondisi tak menyenangkan akibat macet ini seolah sirna jika sudah di kampung halaman.
Mudik ke kampung halaman juga selalu menghadirkan rasa rindu terhadap sosok ibunya yang telah meninggal dunia pada 2020.
Menurut Baim, momen berkumpul bersama keluarga menjadi hal yang paling ia rindukan dari sang ibu.
“Kumpul bareng keluarga sih. Dia itu sosok orang tua aja, nggak ada dia kayaknya kurang,” ungkapnya.
“Ngomongnya kali ya… cerewet. Pertanyaan dia yang simpel-simpel kita kangen kan. ‘Buka puasa pakai apa? Sahur pakai apa?’ Kadang-kadang suka kangen gitu,” tutur Baim.
Selain itu, Baim juga merindukan masakan rumahan sang ibu yang selalu hadir di meja makan.
“Kangen, dia sering masakin saya sayur asem sama jambal, ikan peda,” katanya.
Meski berusaha terlihat kuat, Baim mengakui rasa rindu pada ibunya kadang datang secara tiba-tiba, terutama saat sedang menjalankan ibadah.
“Kadang-kadang kalau lagi salat. Kadang-kadang kan kita juga suka lupa untuk doain. Habis itu pas ngaji kadang-kadang suka inget,” ujar Baim.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Baim-wong-sidang-cerai.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.