Sabtu, 25 April 2026

Bukan karena Program Hamil, Ini Alasan Luna Maya Hiatus dari Industri Film 

Luna Maya jeda dari dunia akting. Hiatusnya Luna Maya ini sempat memunculkan berbagai spekulasi, termasuk soal rencana program hamil. 

|
tribunnews.com/Aisyah
KUNCI BAHAGIA LUNA MAYA- Luna Maya ditemui di The Official Launch of Luna Glow Max Series by ZAP Premiere di Balai Kartini Jakarta, Minggu (26/10/2025) membagikanperjalanan uniknya menyiapkan hari besar dalam hidupnya, pernikahannya hanya dalam waktu dua bulan. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Bayu Indra Permana

Ringkasan Berita:
  • Luna Maya memutuskan mengambil jeda dari dunia akting.
  • Hiatusnya Luna Maya ini sempat memunculkan berbagai spekulasi, termasuk soal rencana program hamil. 
  • Namun, Luna dengan tegas membantahnya.

 

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Keputusan Luna Maya untuk mengambil jeda dari dunia akting sempat memunculkan berbagai spekulasi, termasuk soal rencana program hamil. 

Namun, Luna dengan tegas membantah hal tersebut meski sempat mengatakan salah satu alasan hiatus adalah keluarga.

Baca juga: Film Horor Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa Tayang saat Lebaran, Luna Maya Deg-degan

Menurutnya, hiatus yang diambil murni karena keinginan untuk lebih selektif dalam memilih proyek, bukan karena alasan pribadi.

“Enggak sih, aku lebih kayak pengen jadi momen aku untuk memilih project aja sih,” jelas Luna Maya di kawasan Senayan Jakarta Pusat, Rabu (1/4/2026).

Ia menambahkan, dirinya kini ingin lebih terbuka terhadap variasi genre dan karakter, serta tidak ingin terus-menerus bermain dalam tipe peran yang sama.

Baca juga: Sekarang Ada Suami, Ramadan Jadi Lebih Hangat – Cerita Luna Maya Bersama Maxime Bouttier

“Lebih kayak aku pengen produser bisa kasih aku alternatif genre ke aku aja gitu," bebernya. 

"Unless it’s something really cool then I’ll think about it,” lanjut Luna.

Program Hamil Luna Maya 

Saat disinggung secara langsung mengenai kemungkinan alasan hiatus adalah program hamil, Luna menjawab santai.

“Mengalir aja. Ya, thank you ya,” ucapnya sambil berjalan.

Tahun lalu Luna Maya sudah mengumumkan bahwa tahun ini adalah momen dirinya untuk hiatus sementara dari dunia akting film.

Di momen perilisan film terbarunya di momen lebaran kemarin, Luna juga menegaskan bahwa dirinya akan mulai hiatus.

Sebelumnya, Luna Maya pernah mengatakan akan tancap gas memiliki anak di awal-awal menikah, 

Luna Maya terkesan tancap gas, ogah menunda punya anak. Ia pun bersiap hamil. 

"Habis ini langsung ya," kata Luna Maya menimpali respons santai suaminya Maxime yang menyebut banyak orang yang akan mendoakan keduanya segera memiliki anak. 

"Banyak yang doain soalnya," ujar Maxime.

Sel Telur Dibekukan

Luna Maya sebelumnya pernah mengungkap bahwa ia telah menjalani prosedur pembekuan sel telur (egg freezing) sebagai bentuk persiapan menjadi seorang ibu.

Rupanya, Luna sadar tak lagi muda dan sejak jauh-jauh hari, tepatnya pada 2021, ia mengantisipasi dengan membekukan sel telurnya.

Kala itu status Luna masih jomblo dan tak tahu mengakhiri masa lajang.

Sementara umur Luna terus bertambah, sehingga kalau tak dibekukan, kondisi sel telurnya terus berkurang jumlah dan kualitasnya.

Dikutip dari berbagai sumber, egg freezing merupakan solusi bagi perempuan yang ingin memiliki anak pada usia yang sudah tidak muda lagi.

Semakin usia bertambah maka kualitas sel telur juga menurun.

Dengan metode ini, sel telur diambil dari ovarium untuk dibekukan.

Metode ini bisa dilakukan pada usia prima wanita yakni 20 – 30 tahun dengan maksimal usia 35 tahun.

Namun tidak menutup kemungkinan bisa diatas 35 tahun.

Pada umumnya, usia wanita melakukan egg freezing maksimal 37 tahun.

Egg freezing umumnya dilakukan untuk program bayi tabung.

Wanita yang membekukan sel telur pada usia sebelum 35 tahun maka tingkat peluang hamilnya sebesar 70 persen untuk menjalani proses kehamilan yang sehat hingga melahirkan.

Tingkat kehamilan bisa bervariasi tergantung usia wanita melakukan egg freezing.

Semakin muda maka semakin tinggi juga peluang kehamilannya.

Peluang kehamilan semakin tinggi jika melakukan pembekuan sel telur pada usia 20-an awal hingga awal 30-an.

Kemudian peluang kehamilan juga ditentukan oleh proses IVF (In Vitro Fertilization), yaitu sel telur yang dibekukan lalu dibuahi oleh sperma di laboratorium dan ditransfer ke rahim. 

 

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved