Clara Shinta Pilih Maafkan Suami, Jalan Panjang Menuju Rujuk Usai Badai Perselingkuhan
Keputusan rujuk antara Clara Shinta dan Alexander diresmikan melalui sidang mediasi di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Kamis (11/6/2026).
Ringkasan Berita:
- Clara Shinta dan Alexander resmi rujuk melalui mediasi di PA Jakarta Selatan setelah sepakat berdamai dan mencabut gugatan cerai.
- Kesepakatan rujuk dicapai melalui komunikasi empat mata selama tiga minggu tanpa intervensi pengacara, dengan poin perjanjian yang mengikat bagi keduanya.
- Alexander mengakui kesalahan dan menyatakan penyesalan, sementara Clara memilih memberi kesempatan kedua demi keutuhan rumah tangga mereka.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Setelah melewati masa sulit akibat prahara rumah tangga, selebgram Clara Shinta dan suaminya, Muhammad Alexander Assad, akhirnya sepakat untuk rujuk.
Keputusan untuk berdamai ini diresmikan melalui sidang mediasi di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Kamis (11/6/2026).
Pihak kuasa hukum Clara Shinta, Moh. Akil Rumaday, mengungkapkan bahwa perdamaian ini tercapai berkat komunikasi personal yang intens antara kedua belah pihak.
Menariknya, kesepakatan tersebut lahir dari diskusi empat mata yang dilakukan Clara dan Alexander secara mandiri selama tiga minggu terakhir tanpa melibatkan intervensi kuasa hukum.
Baca juga: Batal Cerai dari Alexander, Clara Shinta Buat Perjanjian dengan Konsekuensi Hukum jika Dilanggar
"Tiga minggu ini waktu yang cukup lama. Alhamdulillah mereka bisa selesaikan dengan baik tanpa intervensi kuasa hukum untuk mempengaruhi. Mereka sendirilah yang melakukan mediasi," ujar Akil.
Menurut Akil, dalam mediasi tersebut telah disepakati sebuah perjanjian perdamaian yang memuat poin-poin krusial bagi kelangsungan rumah tangga mereka.
Meski detail isi perjanjian bersifat privat, ia menegaskan bahwa terdapat konsekuensi hukum yang mengikat bagi Alexander jika di masa depan ia melanggar kesepakatan tersebut.
Di sisi lain, kuasa hukum Alexander pun membenarkan adanya pertemuan di luar pengadilan yang menjadi pintu masuk bagi keduanya untuk kembali bersatu.
Alexander disebut telah mengakui kesalahannya dan menyampaikan penyesalan mendalam atas tindakan yang sempat membuat Clara merasa terganggu secara psikis.
"Klien kami, Pak Alexander, menyampaikan bahwa apa yang terjadi menjadi pelajaran berharga. Ia bersyukur Bu Clara masih membuka ruang untuk mediasi," ujar pengacara Alexander.
Dengan adanya kesepakatan damai ini, Clara Shinta resmi mengajukan permohonan untuk mencabut gugatan cerai yang sebelumnya ia layangkan.
Keputusan ini mengakhiri drama perselisihan yang sempat mencuat ke publik, di mana Clara sempat meluapkan kekecewaannya melalui media sosial terkait perilaku suaminya.
Kini, pasangan yang menikah pada 30 Agustus 2025 tersebut memilih untuk saling memaafkan dan memberikan kesempatan kedua bagi perjalanan pernikahan mereka.
(Tribunnews.com/ Fauzi Alamsyah)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Sosok-Muhammad-Alexander-Assad-Suami-Clara-Shinta-yang-Terseret-Dugaan-Perselingkuhan.jpg)