Viral Mata Lebam Rachel Vennya, Adakah Ada Unsur Pidana di Baliknya?
Baru-baru ini viral foto Rachel Vennya dengan mata kirinya lebam di media sosial, diduga sang selebgram menjadi korban kekerasan. Benarkah?
Foto tersebut langsung memicu spekulasi publik karena banyak yang menduga sosok dalam gambar tersebut adalah Rachel Vennya, yang akrab disapa Buna.
Dalam foto yang beredar, terlihat adanya warna lebam di bagian bawah mata kiri.
Kondisi itu memancing berbagai dugaan dari netizen, termasuk isu mengenai kemungkinan kekerasan yang dialami Rachel.
Berseteru dengan Sang Mantan
Selebgram Rachel Vennya dan sang mantan suami, Niko Al Hakim alias Okin kembali terlibat perseteruan.
Konflik keduanya berawal dari dugaan Niko Al Hakim yang disebut melanggar komitmen dengan menjual aset yakni rumah anak mereka, Xabiru Oshe Al Hakim, secara sepihak.
Rachel kecewa karena aset tersebut dianggap sebagai bentuk pengganti nafkah dari Okin.
Persoalan ini pun mencuat ke permukaan hingga ramai di media sosial.
Rachel Vennya menunjuk pengacara, Sangun Ragahdo, untuk membawa permasalahannya dengan Okin ke ranah hukum.
Sangun Ragahdo pun mengungkap sederet fakta terkait perseteruan kliennya dengan bassist grup musik OKAAY itu.
Saat bercerai pada 2021, Okin dan Rachel telah bersepakat soal besaran nafkah bulanan untuk kedua buah hati mereka.
Ragahdo menilai angka Rp50 juta sangat masuk akal mengingat biaya pendidikan anak-anak Rachel Vennya yang tak sedikit.
"Disepakati untuk kedua orang anak senilai Rp50 juta setiap bulan," jelas Sangun, dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Selasa (7/4/2026)..
"Which is sebetulnya menurut kesepakatan mereka berdua dan menurut saya juga ya itu nilai yang wajar," lanjutnya.
Sayangnya, kesepakatan tersebut tidak berjalan mulus.
Ragahdo mengungkapkan bahwa nafkah untuk anak itu pernah mandek selama total sembilan bulan pada 2021 hingga 2022.
"Ternyata di tahun 2021, tahun 2022, ada lah ya kita bilangnya, kalau bahasa gampangnya istilah mandek lah. Tidak dibayarkan untuk nafkah anak tersebut."
"Seingat saya nih 2021 itu ada tiga bulan, di 2022 itu tidak kurang dari enam bulan, hampir setengah tahun lah mandek," paparnya.