Selasa, 26 Mei 2026

Raihaanun dan Maxime Bouttier Terlibat Adegan Mesra di Series ‘Tante Sonya’

Serial Tante Sonya diadaptasi dari film lawas yakni Catatan Harian Tante Sonya yang membahas soal cinta beda usia.

Tayang:
Tribunnews.com/Bayu Indra Permana
SERIAL TANTE SONYA - Maxime Bouttier dan Raihaanun ditemui di kawasan Cikini Jakarta Pusat, Rabu (8/4/2026). Keduanya dipasangkan dalam serial drama percintaan 'Tante Sonya'. 
Ringkasan Berita:
  • Raihaanun dan Maxime Bouttier terlibat adegan mesra dalam series 'Tante Sonya' 
  • Hubungan pertemanan yang sudah terbangun sebelum proyek ini, justru mempermudah mereka membangun chemistry di depan kamera
  • Serial Tante Sonya diadaptasi dari film lawas yakni Catatan Harian Tante Sonya yang membahas soal cinta beda usia

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aktris Raihaanun harus melakoni adegan mesra bersama Maxime Bouttier dalam series 'Tante Sonya'. 

Diakuinya tak minta izin kepada Luna Maya, selaku istri Maxime Bouttier untuk melakukan adegan tersebut.

Hubungan pertemanan yang sudah terbangun sebelum proyek ini, justru mempermudah proses membangun chemistry di depan kamera. 

"Oh pertanyaanya sudah izin sama Luna Maya belum? Enggak, enggak saya gak pakai izin. Keterbukaan Maxime itu membuat saya juga mudah untuk membangun chemistry itu sendiri. Maxime pun sangat terbuka sekali akan adegan-adegan ataupun scene yang memang harus didiskusikan gitu," kata Raihaanun di kawasan Cikini Jakarta Pusat, Rabu (8/4/2026).

Menurutnya, komunikasi yang terbuka menjadi kunci utama terciptanya kedekatan emosional antarpemain. 

"Ya keterbukaan itu membuat jadi kita mudah untuk bonding ya. Jadi ya saya gak perlu izin," lanjutnya.

Baca juga: Raihaanun dan Maxime Bouttier Akting di Serial Catatan Cinta Sonya Adaptasi Film tahun 1990-an

Raihaanun menegaskan bahwa hubungannya dengan Maxime maupun Luna sudah terjalin cukup dekat di luar pekerjaan. 

Mereka bahkan kerap menghabiskan waktu bersama, sehingga kepercayaan satu sama lain sudah terbentuk sejak lama.

"Saya sama Maxime juga sudah kenal sebelumnya, kita sering main bareng juga sebelum di luar series ini kita berteman, sama Luna juga kenal dekat dan main bareng," tuturnya.

Hal senada diungkapkan Maxime Bouttier yang menyebut proses membangun chemistry terasa lebih organik karena kedekatan mereka di dunia nyata. 

Ia menilai interaksi sehari-hari di luar syuting turut membantu pendalaman karakter.

"Mungkin buat building chemistry, kita sih sudah kenal lumayan lama juga di luar series ini, dan itu membantu sekali," ungkap Maxime.

"Biasanya kan kita kalau ketemu, nongkrong atau apa, itu kan sudah lumayan cukup untuk masuk," katanya.

Sementara itu Country Head WeTV Indonesia, Febriamy Hutapea, mengungkap alasan pihaknya tertarik menggarap Tante Sonya. 

Ia menyebut cerita dalam series ini menawarkan sudut pandang yang berbeda, khususnya tentang perempuan paruh baya.

"Jadi waktu pertama kali di-share, kami langsung tertarik karena ceritanya ini unik tentang perempuan. WeTV karena majority of audience perempuan, tapi ini perempuannya perempuan paruh baya yang sudah berusia," ungkap Febriamy.

Ia menambahkan, isu yang diangkat dalam series ini cukup relevan dengan realita, di mana banyak perempuan berusia kerap diliputi rasa tidak percaya diri dalam urusan percintaan.

"Kami juga melihat bahwa perempuan yang sudah berusia biasanya kan insecure, mereka merasa tidak layak untuk dicintai, merasa ragu karena mungkin karena usia dan faktor trauma atau luka di masa lalu," ujarnya.

Serial Tante Sonya diadaptasi dari film lawas yakni Catatan Harian Tante Sonya yang membahas soal cinta beda usia.

Raihaanun memerankan sosok Sonya dan Maxime Bouttier didapuk untuk memerankan Ben dalam serial tersebut.

Proses syuting serial Tante Sonya baru akan dilakukan dalam beberapa hari kedepan, dan rencananya akan tayang secara streaming di platform WeTV.

(Tribunnews.com/ Bayu Indra Permana)

 

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved