Minggu, 19 April 2026

Dewi Perssik Laporkan Pemilik Akun Medsos Palsu yang Catut Namanya, Singgung Penjara

Dewi Perssik resmi melaporkan pelaku pembuat akun palsu atas nama dirinya. Ia menyinggung efek jera dan memenjarakan pelaku.

Ringkasan Berita:
  • Dewi Perssik resmi melaporkan pelaku pembuat akun palsu atas nama dirinya.
  • Depe menjerat terduga pelaku pencatutan namanya dengan Pasal 35 Undang-Undang ITE terkait manipulasi data
  • Ia menyingung kemungkinan penjarakan pelaku.

 

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pedangdut Dewi Perssik resmi melaporkan seseorang yang mencatut namanya untuk membuat akun Facebook sampai centang biru atau terverifikasi.

Dewi Perssik melaporkan Orang pencatut namanya untuk membuat akun Facebook sampai centang biru di Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Kamis (9/4/2026).

Didampingi Sandy Arifin sebagai penasehat hukum, Dewi Perssik pun dengan pasti memenjarakan orang pencatut namanya ke polisi.

Baca juga: Namanya Dicatut untuk Bikin Akun Medsos Palsu, Dewi Perssik Bakal Lapor Polisi 

Setelah menghadap petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Sandy Arifin tim penasehat hukum Dewi Perssik mengklaim laporan kliennya sudah diterima.
 
"Alhamdulillah sudah konsultasi dan kemudian data-data yang kami bawa sudah dinyatakan lengkap, berikut juga ada saksi yang memang juga mengetahui. Jadi sudah resmi membuat laporan polisi," kata Sandy Arifin.

Sandy mengatakan wanita yang akrab disapa Depe ini menjerat terduga pelaku pencatutan namanya dengan Pasal 35 Undang-Undang ITE terkait manipulasi data.

"Di mana seolah-olah Facebook tersebut adalah milik klien kami dan dari situ mereka diduga dapat mengambil keuntungan atau merugikan klien kami," ucap Sandy Arifin. 

"Untuk ancaman hukuman itu kurang lebih 10 tahun," sambungnya. 

Depe Memaafkan Tapi Ingin Bikin Pelaku Jera, Singgung Penjara 

NANTIKAN KEPULANGAN ANAK - Dewi Perssik ditemui di Hutan Kota Senayan, Jakarta, Senin (16/2/2026). Ia menantikan anaknya yang sedang menempuh pendidikan di Akademi Militer di Magelang, Jawa Tengah, pulang ke rumah.
NANTIKAN KEPULANGAN ANAK - Dewi Perssik ditemui di Hutan Kota Senayan, Jakarta, Senin (16/2/2026). Ia menantikan anaknya yang sedang menempuh pendidikan di Akademi Militer di Magelang, Jawa Tengah, pulang ke rumah. (Tribunnews.com/M Alivio Mubarak Junior)

Mantan istri Aldi Taher ini tidak ingin main-main dengan kasus yang mencatut namanya, Depe merasa perlu mengambil langkah serius agar kejadian serupa tidak terus berulang di masa depan.

Tersirat ia ingi membuat pelaku jera dan tidak melakukan hal serupa. 

"Aku tetap selalu memaafkan siapa saja. Yang penting aku tahu orangnya dan jangan terulang lagi. Kalau nanti dari Bang Sandy sama Tulang saja nanti gimana bagusnya," jelas Dewi Perssik

"Yang pastinya kalau dari hati aku sudah memaafkan semua orang cuma kali ini saya mungkin mau mewakili teman-teman yang lain supaya tidak terjadi dan terulang lagi," tambahnya.

Dewi Perssik ia tak mau kebaikan hatinya jadi boomerang, karena sering disalahartikan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Ia menilai hukuman penjara mungkin menjadi satu-satunya cara untuk membuat pelaku merasa kapok.

"Iya, makanya itu kayaknya harus dipenjarain. Soalnya kemarin mungkin aku terlalu baik kali memaafkan terus, sehingga menggampangkan begitu," ungkapnya.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved