Adegan Kesurupan di Film 'Hajatan Setan', Ari Irham: Paling Menguras Energi
Adegan kesurupan intens yang diakui Ari Irham, sebagai salah satu momen paling menantang selama proses syuting.
Ringkasan Berita:
- Pada sebuah adegan, Ari terlihat mengalami kesurupan dengan tubuh bergerak di luar kendali dan wajah yang perlahan berubah menjadi putih pucat
- Film produksi MBK Productions dan Drias Film Production ini dijadwalkan tayang di bioskop pada 2026
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aktor Ari Irham cerita soal tantangan di film horor terbarunya, Hajatan Setan.
Ia cerita soal adegan kesurupan intens yang diakuinya sebagai salah satu momen paling menantang selama proses syuting.
Dalam teaser garapan sutradara Eko Kristanto dan Drias, Ari terlihat mengalami kesurupan dengan tubuh bergerak di luar kendali dan wajah yang perlahan berubah menjadi putih pucat.
Ari cerita bahwa ketika melakoni adegan kesurupan itu energinya terkuras habis karena banyak mengeksplor gerak tubuh yang tak wajar.
"Itu salah satu adegan yang cukup nguras energi, karena harus banyak eksplor gerak tubuh yang tidak wajar," ujar Ari Irham di kawasan Kuningan Jakarta Selatan, Jumat (1/5/2026).
"Tapi justru seru juga, karena bisa benar-benar lepas dan nyobain hal baru di set,” katanya.
Sutradara Drias menyebutkan bahwa atmosfer menjadi kunci utama dalam membangun rasa takut penonton.
Baca juga: Ari Irham Nikmati Tantangan Jadi Sosok Menyebalkan di Film Horor Rego Nyowo
“Kami ingin penonton merasakan dulu atmosfernya. Ada sesuatu yang tidak beres, tapi belum sepenuhnya terlihat penyebabnya," katanya.
"Teror dalam film ini tidak hanya datang tiba-tiba, tapi dibangun dari hal-hal yang terasa dekat di kehidupan masyarakat sehari-hari,” jelas Drias.
Diproduseri oleh Rendy Gunawan, Bambang Drias, dan Lia Nurdiyani, serta Produser Eksekutif Budi Yulianto, Hajatan Setan juga dibintangi sederet nama besar seperti Luna Maya, Gisellma Firmansyah, Alika Jantinia, Karina Suwandi, Indra Birowo, Asri Welas, hingga Tanta Ginting.
Tak hanya menyasar pasar domestik, film ini juga dipersiapkan untuk menjangkau penonton Asia Tenggara. Budi Yulianto mengungkapkan keyakinannya terhadap potensi cerita yang diangkat.
“Kami melihat potensi cerita ini untuk diterima secara regional, karena berangkat dari akar tradisi yang juga punya kedekatan dengan budaya di kawasan Asia Tenggara,” katanya.
Film ini juga direncanakan tayang serentak di Malaysia, Singapura, Vietnam, Laos, Kamboja, dan Myanmar.
Film produksi MBK Productions dan Drias Film Production ini dijadwalkan tayang di bioskop pada 2026.
Selain itu, teaser Hajatan Setan juga akan menjadi pembuka untuk film The Bell: Panggilan untuk Mati yang lebih dulu rilis pada 7 Mei 2026.
(Tribunnews.com/ Bayu Indra Permana)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Ari-Irham-1-01052026.jpg)