Minggu, 12 April 2026

Curi Perhatian di JAFF, Film Setan Alas! Tayang di Bioskop Mulai 5 Maret

Film "Setan Alas!" yang berdurasi 84 menit mengusung pendekatan meta-horor yang berbeda dari kebanyakan film horor Indonesia.

Tribunnews.com/Fauzi Nur Alamsyah
TAYANG DI BIOSKOP - Jumpa pers film horor Setan Alas! (The Draft!) garapan sutradara Yusron Fuadi akhirnya akan tayang di bioskop Tanah Air mulai 5 Maret 2026 mendatang di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (10/2/2026). (Tribunnews.com/Fauzi Alamsyah). 

Ringkasan Berita:
  • Film ini lebih dulu mencuri perhatian di ranah festival setelah meraih tiga penghargaan bergengsi dalam ajang JAFF Indonesian Screen Awards pada Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) 2023
  • Film tersebut mengusung pendekatan meta-horor yang berbeda dari kebanyakan film horor Indonesia
  • Teror di film 'Setan Alas! dibangun melalui humor gelap, konflik antarkarakter, serta refleksi sosial 

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Film horor Setan Alas! (The Draft!) garapan sutradara Yusron Fuadi akhirnya akan tayang di bioskop Tanah Air mulai 5 Maret 2026.

Sebelumnya, film ini lebih dulu mencuri perhatian di ranah festival setelah meraih tiga penghargaan bergengsi dalam ajang JAFF Indonesian Screen Awards pada Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) 2023.

Setan Alas! sukses membawa pulang piala untuk kategori Best Film, Best Storytelling, dan Best Editing, menandakan kekuatan film ini dari sisi cerita hingga teknis penyuntingan.

Film produksi Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama Akasacara Film tersebut berdurasi 84 menit dan mengusung pendekatan meta-horor yang berbeda dari kebanyakan film horor Indonesia.

Baca juga: Sinopsis Film Setan Alas! Karya Yusron Fuadi, Tayang di Bioskop 5 Maret 2026

Yusron Fuadi, yang sebelumnya dikenal lewat film Tengkorak (2018), Darah Nyai (2025), dan Keadilan (2025), menyebut Setan Alas! tidak sekadar menyajikan teror.

“Setan Alas! tidak hanya sebuah cerita yang menakut-nakuti. Saya ingin penonton tertawa, berpikir, dan menyadari bahwa rasa takut sering kali lahir dari cara kita memandang sesuatu,” ujar Yusron Fuadi saat ditemui di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (10/2/2026).

Ia menambahkan, film ini secara sadar memainkan ekspektasi penonton terhadap formula horor yang selama ini dianggap lazim.

“Banyak orang merasa sudah tahu pola film horor. Justru di situ kami mencoba berdialog dengan penonton, mempertanyakan kembali pakem yang sudah dianggap biasa,” kata Yusron.

Diproduksi pada 2022 dan rampung setahun kemudian, Setan Alas! tidak bertumpu pada kemunculan hantu atau jumpscare semata.

Teror dibangun melalui humor gelap, konflik antarkarakter, serta refleksi sosial yang membuat penonton menyadari bahwa mereka tengah menyaksikan sebuah film horor dengan pendekatan berbeda.

Film ini mengisahkan Budi (Haydar Salishz), Ani (Putri Anggi), Iwan (Adhin Abdul Hakim), Wati (Anastasia Herzigova), dan Amir (Winner Wijaya), sekelompok mahasiswa yang memutuskan menghabiskan akhir pekan di sebuah vila tua terpencil.

Liburan tersebut berubah menjadi mimpi buruk ketika salah satu dari mereka ditemukan tewas secara misterius.

Ketegangan pun muncul akibat rasa curiga, prasangka, serta perbedaan cara masing-masing karakter dalam memaknai ketakutan.

Dalam kondisi panik, mereka berusaha menembus hutan untuk mencari pertolongan.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved