Pengakuan Herawati Dihina dan Ditendang Eks Istri Andre Taulany, Ini yang Buat Majikannya Mengamuk
Herawati melaporkan Rien Wartia dengan tuduhan penganiayaan. Laporannya terdaftar dengan nomor LP/1680/IV/2026/SPKT/Polres Metro Jakarta Selatan.
Ringkasan Berita:
- Herawati adalah mantan asisten rumah tangga Erin
- Herawati mengaku jadi korban kekerasan yang dilakukan oleh Erin. Tak hanya dihina, pernah pula dipukul pakai sapu lidi oleh majikannya
- Akhirnya Herawati melapor ke polisi. Laporannya terdaftar dengan nomor LP/1680/IV/2026/SPKT/Polres Metro Jakarta Selatan tertanggal 29 April 2026
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan Rien Wartia Trigina alias Erin, mantan istri komedian Andre Taulany, tengah ditangani penyidik Polres Metro Jakarta Selatan.
Seorang perempuan bernama Herawati mengaku menjadi korban dalam insiden tersebut. Ia adalah eks asisten rumah tangga (ART) Erin.
Ia membeberkan kronologi kejadian yang disebut berlangsung dalam satu hari dengan beberapa aksi kekerasan.
"Ya awalnya tuh saya lagi bersihin sofa di lantai dua, terus Ibu Erin ke atas, dia masuk ke kamarnya Mas Dio dan melihat hordeng itu enggak dibuka, sama kamar mandinya Mas Dio enggak ditutup. Di situlah dia marah," kata Herawati usai melakukan klarifikasi di Polres Metro Jakarta Selatan, Senin (4/5/2026).
Baca juga: Eks ART Rien Wartia Trigina Jalani Pemeriksaan Buntut Kasus Penganiayaan
"Terus ya dia manggil saya. "Hera sini" katanya. Kenapa ini hordeng enggak dibuka? Kenapa kamar mandi Dio ditutup? Kamu tahu kan kalau Mas Dio di rumah ini tuh enggak suka kalau ada kamar mandi dibuka," lanjutnya.
Saat itu Rien menurut Herawati langsung memukulnya dengan sapu lidi.
"Nah kata saya, 'Iya bu, maaf bu nanti saya tutup Bu.' Terus dia ngambil sapu yang saya pegang. Sapu lidi itu diambil sama dia, dipukullah kepala saya pakai gagangnya," ungkap Herawati.
Setelah pemukulan terjadi, Herawati mengklaim Rien turut memaki dirinya karena dianggap tidak bekerja dengan benar.
"Terus dia maki-maki saya. "Kamu ini kerja asal-asalan, kamu ini tolol, kamu ini bego" kata dia gitu. "Kamu enggak bisa kerja ya?" kata dia gitu. "Maaf Bu, tapi jangan main tangan dong Bu", kata saya gitu, "jangan kekerasan Bu, sakit" saya bilang gitu kan," bebernya.
"Terus kata Bu Erin, bilang gini "Ya kamu soalnya kerjanya tolol". Terus diambil lagi tuh sapunya, disabetin itu, dipukul lagi tuh saya," lanjut Herawati .
Herawati mengungkapkan bahwa dirinya tidak hanya mengalami kekerasan di bagian kepala, tetapi juga di tubuh lainnya.
“Ada, paha saya ditendang. Saya jongkok di depan dia terus ditendang kepala saya,” ujar Herawati.
Ia menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi dalam rentang waktu yang sama, dimulai pada sore hari hingga malam.
“Ya hari itu. Malamnya dia. Jadi puncaknya dengan sapu lidi itu sore jam 3. Kemudian dilanjutkan lagi dengan tendang, ditendang. Dan itu dia pakai mukena salat Ashar, nendang saya,” lanjutnya.
Atas kejadian tersebut Herawati melaporkan majikannya dengan tuduhan penganiayaan, tertanggal 29 April 2026.
Laporannya terdaftar dengan nomor LP/1680/IV/2026/SPKT/Polres Metro Jakarta Selatan.
Bantahan Erin
Rien Wartia alias Erin, mantan istri Andre Taulany, melalui kuasa hukumnya, membantah melakukan kekerasan terhadap mantan asisten rumah tangganya.
Siti Hajar, selaku kuasa hukum Erin, menyebut kliennya justru menjadi korban pencemaran nama baik. Tuduhan tersebut dinilai sebagai fitnah.
“Yang mana dalam hal ini Mbak Erin dikatakan melakukan penganiayaan, padahal tidak benar itu semua. Justru beliau menjadi korban fitnah dan pencemaran nama baik," kata Siti Hajar di Polres Jakarta Selatan, Rabu (29/4/2026).
Ia menjelaskan, informasi yang beredar disebut berasal dari pihak penyalur yang kemudian disampaikan oleh ART terkait. Namun menurutnya, klaim tersebut tidak memiliki dasar yang jelas.
Ramdani, kuasa hukum Rien lainnya, menambahkan bahwa kliennya mengalami tekanan akibat tudingan tersebut.
Ia memastikan pihaknya menindak tegas siapa pun yang terlibat jika tidak ada itikad baik untuk menyelesaikan masalah secara kekeluargaan.
“Klien kami ini merasa sangat sakit. Apa yang disampaikan di media sosial itu tidak benar, tidak pernah ada. Media sosialnya pun akan kami kejar, pencemaran nama baik, fitnah, dan dalang-dalang di belakangnya,” tandasnya.
Meski demikian, pihak Erin tetap membuka ruang komunikasi jika ada keinginan untuk menyelesaikan persoalan secara baik-baik.
(Tribunnews.com/ Fauzi Alamsyah)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/rien-wartia-trigina-23.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.