Erick Estrada Jajal Kursi Sutradara, Mengarahkan Narapidana di Film 'NAPI: Pesan dari Dalam'
Dengan arahan Erick, para pemain yang bukan aktor profesional justru mampu menghadirkan emosi yang autentik di layar.
Dengan arahan Erick, para pemain yang bukan aktor profesional justru mampu menghadirkan emosi yang autentik di layar.
Erick juga mengaku terinspirasi dari film legendaris tentang dunia penjara, seperti kisah Joni Indo, yang pernah mengangkat sisi gelap lembaga pemasyarakatan. Namun, ia ingin membawa perspektif berbeda melalui karyanya.
“Saya ingin merubah image bahwa tempat seperti Nusakambangan yang dikenal seram itu sebenarnya punya potensi luar biasa. Bahkan sekarang ada program seperti tambak udang di sana. Itu menunjukkan ada perubahan,” ujarnya.
Bagi Erick, proyek ini bukan sekadar film, tapi bagian dari upaya mengubah stigma masyarakat terhadap mantan napi. Ia ingin publik melihat bahwa mereka juga punya peluang untuk berkarya dan kembali berkontribusi.
Sementara itu, Kepala Rutan Surakarta Bhanad Shofa Kurniawan menegaskan bahwa keterlibatan warga binaan dalam film ini merupakan bagian dari proses pembinaan yang lebih luas.
“Warga binaan bisa produktif dan tidak ada bedanya dengan masyarakat. Kami memberikan pelayanan terbaik agar mereka bisa pulih dan berkontribusi kembali tanpa stigma negatif,” ujar Bhanad.
(Tribunnews.com/ Bayu Indra Permana)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Erick-Estrada-1-06052026.jpg)