Dua Tipe Kelainan Jantung Bawaan pada Bayi, Gejala Salah Satunya Sering Diabaikan
Oleh karenanya, bayi baru lahir dianjurkan menjalani pemeriksaan pulse oximetry untuk mendeteksi penyakit jantung bawaan kritis.
Pada beberapa kasus, kelainan jantung bawaan biru sudah terlihat sejak bayi lahir.
“Ada yang baru lahir dia udah kelihatan biru,” katanya.
Namun ada pula yang baru menunjukkan gejala setelah usia lebih besar. Karena itu, deteksi dini sangat penting agar penanganan tidak terlambat.
Penyakit Jantung Bawaan Paling Sering Terjadi
Menurut dr. Yovi, penyakit jantung bawaan merupakan kelainan bawaan paling sering pada bayi.
“Itu dengan insiden 8-10 per seribu kelahiran hidup,” jelasnya.
Dengan jumlah kelahiran di Indonesia yang tinggi, diperkirakan ada sekitar 43 ribu bayi lahir dengan kelainan jantung setiap tahun.
Kini penyakit jantung bawaan dapat dideteksi sejak dalam kandungan melalui fetal echocardiography.
Selain itu, bayi baru lahir juga dianjurkan menjalani pemeriksaan pulse oximetry untuk mendeteksi penyakit jantung bawaan kritis.
“Pulse oximetry pada bayi sekarang udah jadi SOP sebenarnya untuk screening awal penyakit jantung bawaan yang kritis,” kata dr. Yovi.
Semakin cepat ditemukan, semakin besar peluang anak mendapatkan terapi yang tepat sebelum muncul komplikasi serius seperti gagal jantung hingga kematian dini.
(Tribunnews.com/ Aisyah Nursyamsi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/KELAINAN-JANTUNG-BAWAAN.jpg)