Kabar Artis
Cara Karina Ranau Jalani Hidup setelah Kehilangan Epy Kusnandar
Karina Ranau ungkap cara dirinya terus lanjutkan hidup setelah ditinggal oleh suaminya, aktor Epy Kusnandar.
Hal itu setelah ia merasa hinaan yang ditujukan kepada mendiang suaminya sudah kelewat batas.
Tanpa didampingi kuasa hukum, Karina langsung menuju Polres Metro Jakarta Selatan bersama sang anak untuk membuat laporan resmi pada Selasa (12/5/2026) lalu.
Ia berharap langkah hukum ini bisa menjadi pelajaran bagi orang-orang yang merasa bebas menghina keluarga korban yang tengah berduka.
“Saya pengen kasih pelajaran untuk manusia biadab ini," tegas Karina Ranau.
"Kalau tidak menghubungi saya, saya akan teruskan. Saya tidak mau pusing, saya pengen dia masuk penjara,” sambungnya.
Untuk saat ini, Karina memilih menunggu itikad baik dari pemilik akun tersebut.
Baca juga: Dihujat usai Bawa Ketupat Lebaran ke Makam Epy Kusnandar, Karina Ranau: Unfollow Aja!
Namun jika tidak ada permintaan maaf dalam waktu yang ditentukan, ia memastikan proses hukum akan tetap berjalan.
Karina mengungkapkan, keputusan melapor ke polisi diambil setelah dirinya membaca komentar keji saat mengunggah video ulang tahun putranya, Quentin Stanislavski.
Video tersebut berisi kenangan bersama Epy Kusnandar yang sudah meninggal dunia pada Desember 2025 lalu.
“Tiba-tiba dikomen ‘Mampus dia sudah mati, mampus dia sudah mati’. Itu sangat menyakitkan," ungkap Karina.
"Orang yang dihina ini sudah tidak ada (meninggal). Itu sangat mengganggu jiwa dan mental kami,” terusnya.
Kesedihan Karina terasa lantaran unggahan tersebut bukan dimaksudkan untuk mencari uang, melainkan hanya untuk sekedar mengabadikan momen.
“Ini adalah cara treatment untuk diri saya agar kuat. Saya tidak ada channel YouTube, tidak menghasilkan uang dari sana," katanya.
(Tribunnews.com/Ifan/Bayu)