Banyak Penonton Menangis, Baim Wong Sebut Film Barunya Jadi Pengingat Pentingnya Keluarga
Film drama keluarga Semua Akan Baik-Baik Saja garapan Baim Wong tengah ramai diperbincangkan di media sosial.
Laporan Wartawan Tribunnews.com, M Alivio Mubarak Junior
Ringkasan Berita:
- Baim Wong kini juga aktif sebagai sutradara film.
- Film drama keluarga Semua Akan Baik-Baik Saja garapannya tengah ramai diperbincangkan di media sosial.
- Film ini diproduksi tidak hanya dibuat sebagai hiburan semata, tetapi juga menyimpan pesan moral yang ingin disampaikan kepada masyarakat.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Selain dikenal sebagai aktor, Baim Wong kini juga aktif sebagai sutradara film.
Terbaru, film drama keluarga Semua Akan Baik-Baik Saja garapannya tengah ramai diperbincangkan di media sosial.
Baca juga: Baim Wong Akui Tak Gampang Satukan Aktor-aktor Besar di Film Semua Akan Baik-Baik Saja
Baim Wong mengungkapkan film Semua Akan Baik-Baik Saja tidak hanya dibuat sebagai hiburan semata, tetapi juga menyimpan pesan moral yang ingin disampaikan kepada masyarakat.
Sebelumnya, ia sukses menggarap film horor Sukma.
Bukan tanpa alasan pasalnya film tersebut juga melibatkan penyandang down syndrome, Alim dan Vanessa, sebagai salah satu pemeran utama.
Melalui film itu, Baim ingin mengingatkan rumah dan keluarga tetap menjadi tempat paling penting bagi setiap orang, terutama di tengah kehidupan modern yang semakin sibuk dan individualistis.
Ayah dari Kiano dan Kenzo tersebut mengaku ingin menghadirkan cerita sederhana yang mampu menyentuh hati banyak orang karena terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia.
Menurutnya, saat ini banyak orang terlalu sibuk mengejar pekerjaan, impian, dan tuntutan hidup hingga perlahan kehilangan kedekatan dengan keluarga mereka sendiri.
Tanpa disadari, waktu bersama orang tua, saudara, dan orang-orang tercinta pun semakin berkurang.
"Kadang kita terlalu sibuk sampai lupa kalau rumah itu tempat paling penting. Kita pikir kebahagiaan ada di luar sana, padahal sebenarnya keluarga itu sumber kebahagiaan terbesar," kata Baim Wong kepada awak media di Jakarta, Minggu (17/5/2026).
Baim menjelaskan, film Semua Akan Baik-Baik Saja lahir dari pengalaman emosional yang sangat personal dalam hidupnya.
Film tersebut dibangun dari keresahan mengenai hubungan keluarga yang perlahan merenggang akibat ego, tekanan ekonomi, kesalahpahaman, hingga minimnya komunikasi antaranggota keluarga.
Ia merasa konflik kecil dalam keluarga sering dianggap sepele, padahal justru hal-hal kecil itulah yang lama-kelamaan menciptakan jarak emosional dan meninggalkan luka mendalam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/film-baru-baim-wong.jpg)