Senin, 18 Mei 2026

Kabar Artis

Anak Deddy Dores Nekat Mau Jual Mata: Saya Merasa Jadi Ayah yang Gagal

Tak ada warisan, Calvin Dores depresi terhimpit biaya hidup tinggi hingga nekat berniat jual bola mata demi anak istri. Klik di sini!

Tayang:
Tangkap layar Instagram
NEKAT JUAL MATA – Kolase foto putra mendiang musisi legendaris Deddy Dores, Calvin Dores (kiri), dan sang ayah semasa hidup (kanan). Langkah ekstrem menjual salah satu bola mata ini terpaksa ia ambil demi bertahan hidup dan membiayai masa depan keluarganya. 

Rencana penjualan bola mata ini sebenarnya mendapat penolakan keras dari komunitas sesama pencipta lagu serta rekan-rekannya yang mencoba menenangkan dengan segala macam nasihat.

Calvin mengaku sering menerima larangan dan diminta untuk bersabar. Bahkan, beberapa figur politisi sempat menghubunginya untuk menanyakan langsung situasi sulit yang sedang dihadapinya.

Namun, Calvin menegaskan sikapnya untuk menolak segala bentuk uluran tangan yang didasari atas rasa iba. Ia memilih mengorbankan organ tubuhnya sendiri daripada harus meminta-minta bantuan orang lain.

"Saya bukan tipikal orang yang minta-minta Mas. Saya enggak mau merepotkan banyak orang, enggak mau dikasihani. Jadi, saya memilih langkah ini," tegasnya.

Titik Nadir dan Harapan Masa Depan Anak

Kini, Calvin hanya bisa pasrah dan berharap ada pihak yang bersedia membeli organ tubuhnya secara profesional demi membuat masa depan sang buah hati cerah.

Ia mengakui secara jujur bahwa keputusannya ini merupakan kulminasi dari kondisi psikologisnya yang sudah berada di titik nadir akibat depresi.

Kondisi tersebut bahkan membuatnya mati rasa terhadap risiko kehilangan penglihatan.

"Jujur, kondisi saya sekarang sudah depresi banget lah. Makanya saya mau jual mata. Saya sudah tahu seisi dunia seperti apa, apa yang perlu saya lihat lagi? Kalau mata saya hilang satu juga gak masalah kok," ucapnya pasrah.

Calvin pun membuka kesempatan lebar-lebar bagi masyarakat yang membutuhkan atau ingin melakukan transaksi donor mata ini untuk segera menghubunginya, tanpa mematok harga kaku sejak awal.

"Selama ini saya berusaha sendiri. Kalau memang mata saya laku dan berguna biar orang bisa melihat, hubungi saya aja mau bayar berapa," pungkasnya.

Sumber: Warta Kota
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved