Gara-Gara Salah Inisial, Ustaz Solmed Jadi Korban Fitnah dan Minta Polisi Usut Tuntas Pelaku
Ustaz Solmed melaporkan beberapa akun media sosial ke Polda Metro Jaya karena difitnah sebagai penyuka sesama jenis.
Ringkasan Berita:
- Fitnah terhadap Ustaz Solmed ditengarai muncul karena kekeliruan netizen memahami inisial "SAM" yang beredar di media sosial
- Pendakwah berinisial SAM sebelumnya dilaporkan ke polisi dengan tuduhan pelecehan terhadap santri. Namun itu bukan inisial Ustaz Solmed
- Istri Ustaz Solmed, April Jasmine, menegaskan suaminya bukan penyuka sesama jenis
TRIBUNNEWS.COM - Pendakwah kondang Ustaz Solmed melaporkan beberapa akun media sosial ke Polda Metro Jaya. Langkah hukum ini diambil setelah dirinya menjadi korban fitnah dan dituduh sebagai penyuka sesama jenis oleh akun-akun tersebut.
Fitnah tersebut ditengarai muncul akibat kekeliruan netizen dalam memahami inisial "SAM" yang beredar di media sosial, yang kemudian secara sepihak dikaitkan dengan nama Ustaz Solmed.
Padahal, inisial tersebut diduga kuat merujuk pada sosok lain, yaitu Syekh Ahmad Al Misry.
Baca juga: Kurban Sapi, Ustaz Solmed Takut Sembelih Sendiri
Istri Ustaz Solmed, April Jasmine, memberikan pembelaan sekaligus bantahan keras terkait isu miring yang menerpa suaminya. April menegaskan bahwa tuduhan tersebut sama sekali tidak berdasar.
"Saya sebagai istri sangat meyakini itu fitnah. Apalagi saya istrinya yang tahu 24 jam suami saya," ujar April Jasmine saat ditemui di kawasan Jati Mekar, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (19/5/2026).
April menambahkan, kondisi rumah tangga mereka tetap harmonis dan tenang di tengah embusan rumor tersebut.
Kendati demikian, wanita berusia 41 tahun ini mengaku sempat khawatir jika pemberitaan liar ini akan berdampak buruk pada psikis anak-anak mereka di masa depan. Hal itulah yang mendorong mereka untuk segera melakukan klarifikasi dan menempuh jalur hukum.
Di tempat yang sama, Ustaz Solmed mengaku tidak merasa resah karena meyakini dirinya tidak seperti apa yang dituduhkan.
Sebaliknya, pria bernama asli Sholeh Mahmoed Nasution ini bersyukur karena laporan polisi yang dibuatnya justru membuka tabir kasus yang sempat mengendap sejak tahun 2025 lalu.
"Ada bagusnya dari peristiwa ini, akhirnya berita yang mendem jadi naik. Pelakunya jadi ketemu. Selama ini kan dari 2025 kependem, sekarang 2026," terang Ustaz Solmed.
Ustaz Solmed kini meminta pihak kepolisian untuk mengusut tuntas laporannya secara serius agar persoalan ini menjadi terang benderang.
Ia juga mendesak agar pihak yang telah berstatus tersangka dalam pusaran kasus inisial SAM tersebut segera dibawa ke Indonesia untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum.
(Wartakotalive.com/ Arie Puji Waluyo)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Ustaz-Solmed-1-19052026.jpg)