Timnas Indonesia Gunakan Dua Skuad Berbeda untuk FIFA Matchday Juni dan Piala AFF 2026
Herdman menegaskan seluruh pemain masih memiliki peluang yang sama untuk masuk skuad utama Timnas Indonesia. Termasuk hadirnya nama baru.
Ringkasan Berita:
- Timnas Indonesia punya agenda padat, selain dua laga FIFA Matchday melawan Oman dan Mozambik pada Juni mendatang, Timnas Indonesia juga akan tampil di Piala AFF 2026
- Herdman memastikan komposisi skuad Timnas Indonesia untuk dua agenda tersebut akan berbeda
- Nama-nama seperti Jay Idzes, Calvin Verdonk, Ragnar Oratmangoen, Sandy Walsh, hingga Dean James diproyeksikan bisa memperkuat Indonesia pada agenda resmi FIFA
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mulai mematangkan persiapan skuad Garuda menghadapi agenda padat dalam beberapa bulan ke depan.
Selain dua laga FIFA Matchday melawan Oman dan Mozambik pada Juni mendatang, Timnas Indonesia juga akan tampil di Piala AFF 2026.
Duel kontra Oman dan Mozambik dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada 5 dan 9 Juni 2026.
Setelah itu, fokus akan beralih ke Piala AFF 2026 yang digelar pada 24 Juli hingga 26 Agustus 2026.
Baca juga: Daftar 26 Pemain Timnas Inggris di Piala Dunia 2026: Tanpa 3 Bintang, Tuchel Mengeluh Kesulitan
Menariknya, Herdman memastikan komposisi skuad Timnas Indonesia untuk dua agenda tersebut akan berbeda.
Untuk FIFA Matchday Juni, juru taktik asal Inggris itu memastikan Garuda akan diperkuat kekuatan penuh, termasuk para pemain diaspora yang berkarier di Eropa.
Nama-nama seperti Jay Idzes, Calvin Verdonk, Ragnar Oratmangoen, Sandy Walsh, hingga Dean James diproyeksikan bisa memperkuat Indonesia pada agenda resmi FIFA tersebut.
Namun situasinya berbeda saat Piala AFF 2026. Herdman menegaskan turnamen antarnegara Asia Tenggara itu bakal mengandalkan mayoritas pemain lokal karena klub-klub Eropa kemungkinan besar tidak akan melepas para pemain diaspora.
Menurutnya, regulasi FIFA membuat klub memiliki hak untuk menahan pemain lantaran Piala AFF tidak masuk kalender resmi internasional.
“Kesempatan bagi pemain Eropa untuk datang dan menjadi bagian itu ada, tetapi klub tidak akan mengizinkannya. Saya sudah berpengalaman di CONCACAF dengan turnamen pada saat seperti ini dan aturan FIFA tetap aturan FIFA,” ujar Herdman di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Jumat (22/5/2026).
Mantan pelatih Timnas Kanada tersebut melihat Piala AFF sebagai kesempatan besar untuk menilai kualitas terbaik para pemain lokal Indonesia.
Baginya, ajang tersebut bukan sekadar turnamen, tetapi juga bagian penting dari proses pembentukan tim menuju target yang lebih besar, yakni Piala Dunia dan Piala Asia 2027.
“Di AFF 2026 saya bisa melihat yang terbaik dari pemain domestik Indonesia. Dan para pemain itu, jika tampil baik, akan mendapatkan kesempatan untuk dipilih untuk AFC,” bebernya.
Pelatih berusia 50 tahun itu menjelaskan bahwa tiga periode pemusatan latihan ke depan akan menjadi fase krusial dalam menentukan komposisi ideal Timnas Indonesia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/John-Herdman-1-22052026.jpg)