Kabar Artis
Reaksi Deddy Corbuzier setelah Mengetahui Sabrina Chairunnisa Jalani Egg Freezing
Deddy Corbuzier akhirnya buka suara soal keputusan Sabrina Chairunnisa menjalani egg freezing di usia 33 tahun.
Ringkasan Berita:
- Sabrina Chairunnisa membagikan pengalaman menjalani egg freezing setelah fase hidupnya berubah drastis.
- Unggahan itu memicu rasa penasaran warganet soal respons Deddy Corbuzier.
- Deddy memberi tanggapan singkat: "I’m happy for her, as always," yang dinilai menunjukkan dukungan.
TRIBUNNEWS.COM - Nama Sabrina Chairunnisa belakangan menjadi sorotan usai mengungkap pengalaman menjalani egg freezing atau pembekuan sel telur setelah dirinya tak lagi membina rumah tangga dengan Deddy Corbuzier.
Pengakuan tersebut dibagikan Youtuber sekaligus model lewat unggahan di Instagramnya, @sabrinachairunnisa_.
Perempuan berusia 33 tahun itu menceritakan fase hidup yang berubah begitu cepat hingga terasa di luar prediksi.
Unggahan itu kemudian ramai mendapat komentar dari warganet.
Tak sedikit yang penasaran dengan tanggapan Deddy Corbuzier terhadap keputusan mantan istrinya tersebut.
Salah satu warganet bahkan menuliskan komentar hingga secara langsung menyentil nama Deddy Corbuzier.
"Nunggu komen @mastercorbuzier," ujar salah satu warganet.
Tak lama, pemilik nama asli Deodatus Andreas Deddy Cahyadi Sundjojo ini pun memberikan respons singkat terkait kabar tersebut.
Ayah dua anak ini mengaku turut bahagia melihat keputusan dan perjalanan hidup yang dijalani Sabrina saat ini.
"Komen? I'm happy for her, as always
Aku senang untuknya, seperti biasa, " ujar Deddy.
Baca juga: Harry Kiss Sebut Deddy Corbuzier Paling Tahu Kondisi Kesehatan Vidi Aldiano: Terima Kasih Om Ded
Diketahui, Sabrina dan Deddy menikah pada 6 Juni 2022 setelah menjalin hubungan selama sembilan tahun.
Namun, setelah tiga tahun berumah tangga, Sabrina resmi mengajukan gugatan cerai pada 16 Oktober 2025 di Pengadilan Agama Tigaraksa, Banten.
Perpisahan keduanya disebut berlangsung baik-baik tanpa konflik besar maupun isu perselingkuhan.
Cerita Sabrina Chairunnisa Bekukan Sel Telur di Usia 33 Tahun
Lewat unggahan di Instagram, Sabrina Chairunnisa membagikan perjalanan personal tersebut kepada publik.
Meski awalnya ragu untuk bercerita, namun ia akhirnya memilih terbuka karena ingin berbagi informasi sekaligus mengingatkan bahwa setiap perempuan memiliki garis waktu hidup yang berbeda.
"Perjalanan pembekuan sel telurku. Membagikan hal ini bukanlah keputusan yang mudah, tetapi aku merasa banyak wanita saat ini membutuhkan informasi seperti ini," tulis Sabrina, dikutip Tribunnews, Sabtu (23/5/2026).
Dalam unggahan yang sama, wanita berusia 33 tahun ini mengaku tak pernah membayangkan prosedur pembekuan sel telur akan menjadi bagian dari kesehariannya di usia sekarang.
Menurutnya, berbagai perubahan besar dalam hidup datang secara tiba-tiba.
"Aku nggak pernah nyangka ini bakalan jadi kegiatan harianku di usia 33, kalau ngomongin perubahan hidup.
Rasanya hidupku tuh kayak udah di luar prediksi BMKG, mulai dari tiba-tiba summer school, tiba-tiba pindah ke New York, dan sekarang tiba-tiba egg freezing," lanjutnya.
Perempuan yang dikenal aktif menyuarakan isu perempuan itu juga mengaku sempat ragu membuka pengalaman pribadinya di media sosial.
Namun, ia kembali mengingat tujuan awal menggunakan platform digital sebagai ruang berbagi dan pemberdayaan.
Baca juga: Sabrina Chairunnisa Alami Insiden hingga Retak Jari Tangan: Plot Twist Akhir Tahun
"Jujur aja tadinya aku agak enggan sih untuk ceritain semua ini di media sosial.
Tapi kemudian aku ingat visi misi terbesarku dalam bermedia sosial, salah satunya ya pemberdayaan wanita," ungkap Sabrina.
Tak hanya ingin berbagi informasi teknis mengenai egg freezing, Sabrina berharap perjalanan pribadinya bisa menjadi pengingat bahwa setiap orang memiliki garis waktu berbeda dalam hidup.
Ia menilai perbedaan waktu mencapai sesuatu bukan berarti seseorang tertinggal dibanding orang lain.
"Pastinya di perjalanan pembekuan telur aku ini, nggak cuman share ke kalian informasi tentang egg freezing-nya sendiri, tapi dari perjalanan ini aku juga pengin jadi pengingat buat kita semua kalau garis waktu orang berbeda," je;asnya.
Sabrina kemudian menegaskan bahwa perbedaan waktu bukan berarti keterlambatan, melainkan bagian dari proses hidup masing-masing yang perlu dipercaya.
"Bukan berarti mereka terlambat, jadi ini perjalanan pengambilan sel telurku, tahapan yang sangat personal tentang mempercayai waktuku sendiri," tutupnya.
(Tribunnews.com, Rinanda)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Deddy-Corbuzier-saat-ditemui-di-XXI-Plaza-Indonesia-Jakarta-Pusa.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.