Jumat, 12 Juni 2026

Jadi Mahasiswa Skeptis di 'Dukun Magang', Jefan Nathanio Akui Kesulitan Terbesar Bukan di Akting

Di film Dukun Magang, Jefan dipercaya memerankan Raka Mahardika, mahasiswa tingkat akhir yang skeptis terhadap dunia mistis. 

Tayang:
Tribunnews.com/Lendy Ramadhan
CAST DUKUN MAGANG - Jefan Nathanio (depan kanan), Salsabila Zahra (depan kiri), Mamang Osa (belakang kanan), Adi Sudirja (belakang kiri) cerita soal film Dukun Magang saat mampir di Tribun Si Paling Seleb, Rabu (20/5/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Film Dukun Magang menawarkan cerita tentang benturan antara logika modern dan tradisi mistis yang masih hidup di tengah masyarakat
  • Kisahnya berpusat pada Raka Mahardika, mahasiswa tingkat akhir yang selama ini menganggap dunia gaib hanyalah mitos
  • Di film tersebut, Jefan dipercaya memerankan Raka Mahardika, mahasiswa tingkat akhir yang skeptis terhadap dunia mistis

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aktor Jefan Nathanio mengungkap pengalaman menantang yang dihadapinya selama proses produksi film horor komedi 'Dukun Magang'.

Diakuinya tantangan di film ini saat menjalani syuting padat di luar kota dengan kondisi cuaca yang sulit diprediksi.

Dalam film garapan sutradara Chiska Doppert tersebut, Jefan dipercaya memerankan Raka Mahardika, mahasiswa tingkat akhir yang skeptis terhadap dunia mistis. 

Meski harus mendalami karakter yang cukup kompleks, Jefan mengaku tantangan terbesar justru datang dari kondisi produksi di lapangan.

"Aku tuh jadi Raka, dia mahasiswa yang skeptis lah sama perdukunan, tapi harus bersinggungan," ungkap Jefan Nathanio saat mampir di Tribun Si Paling Seleb, belum lama ini.

“Tantangan terbesar lebih ada di waktu shooting yang lumayan padat, karena di sana kita shooting di luar kota, yang di mana kita enggak tahu cuaca seperti apa. Karena itu salah satu tantangan terbesar juga sih, tapi selebihnya enjoy banget,” ujar Jefan.

Baca juga: Sinopsis Film Dukun Magang, Dibintangi Jefan Nathanio hingga Hana Saraswati, Tayang 18 Juni 2026

Meski menghadapi jadwal yang padat dan berbagai kendala teknis selama syuting, Jefan menilai proses produksi berlangsung menyenangkan berkat kerja sama seluruh tim dan para pemain yang terlibat.

Hal senada juga disampaikan komedian sekaligus aktor Mang Osa yang memerankan karakter Tarno. 

Menurutnya, kekuatan utama Dukun Magang terletak pada kemampuannya memadukan unsur horor dan komedi tanpa menghilangkan identitas masing-masing genre.

“Film ini seru karena horornya dapat, komedinya juga dapat," ungkap Mang Osa.

"Penonton bisa tegang, tapi di saat yang sama juga bisa ketawa. Itu yang bikin film ini punya warna tersendiri,” bebernya.

Film Dukun Magang menawarkan cerita tentang benturan antara logika modern dan tradisi mistis yang masih hidup di tengah masyarakat.

Kisahnya berpusat pada Raka Mahardika, mahasiswa tingkat akhir yang selama ini menganggap dunia gaib hanyalah mitos. 

Namun pandangannya mulai berubah ketika skripsinya terus ditolak oleh dosennya, Pak Arief. 

Demi bisa lulus kuliah, Raka akhirnya memilih topik penelitian mengenai dunia perdukunan di Desa Kalimati, sebuah desa terpencil yang dikenal kuat dengan tradisi mistisnya.

Dalam perjalanannya, Raka tidak sendirian. Ia ditemani Boiman, sahabatnya yang penakut namun setia, serta Sekar, teman kampus yang berasal dari Desa Kalimati. 

Kehadiran Sekar menjadi jembatan bagi Raka untuk mengenal kehidupan masyarakat desa yang masih memegang erat tradisi dan kepercayaan turun-temurun.

Niat awal Raka yang hanya ingin mengumpulkan data penelitian perlahan berubah menjadi petualangan penuh misteri. 

Bersama teman-temannya, ia mulai menemukan berbagai ritual aneh, rumah-rumah tua yang menyimpan rahasia, hingga sosok Mbah Djambrong, dukun legendaris yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan desa dari gangguan gaib.

Masalah semakin besar ketika Raka tanpa sengaja membangkitkan amarah Kuntilanak Hitam, entitas gaib yang telah lama terkurung di Desa Kalimati. 

Teror demi teror pun menghantui mereka dan memaksa Raka mempertanyakan keyakinannya selama ini bahwa segala sesuatu dapat dijelaskan dengan logika.

Selain Jefan Nathanio, film berdurasi 100 menit ini juga dibintangi Hana Saraswati sebagai Sekar dan Fajar Nugra sebagai Boiman. 

Deretan pemain lain yang turut meramaikan film ini antara lain Adi Sudirja, Yan Patroman, Wira Nagara, Mang Osa, Salsabila Zahra, Dodit Mulyanto, dan Mo Sidik.

Rencananya film horor komedi Dukun Magang akan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 18 Juni 2026.

(Tribunnews.com/ Bayu Indra Permana)

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved