Kabar Artis
Ruben Onsu Persilakan Sarwendah Klaim Rumah Cilandak, Asal Cicilan Dihitung
Sengketa aset Ruben Onsu dan Sarwendah memanas. Rumah Cilandak jadi sorotan, termasuk soal cicilan yang telah dibayar.
"Yang akhirnya ini bisa membuat Ruben khawatir anak-anak yang ada dalam pengasuhan ibunya berpikir bahwa ayahnya enggak buat apa-apa. "
"Ayahnya enggak memberikan apa-apa. Bahkan rumah itu pun ayahnya enggak ada andilnya," tambahnya.
Karena itu, Minola menjelaskan alasan munculnya perhitungan mengenai dana cicilan yang selama ini telah dibayarkan Ruben.
Menurutnya, apabila rumah nantinya diberikan atau menjadi bagian yang dinikmati anak-anak, maka riwayat pembayaran juga perlu diketahui secara adil.
"Itulah makanya muncul kita hitung-hitungan. Kalaupun memang misalnya mau diserahkan ke anak, anak harus jelas bahwa di ujung perjalanan itu Mama yang lunasin, tapi dari awal sampai pertengahan jalan Papa yang bayarkan. Fair dong," tegasnya.
Lebih lanjut, Minola menegaskan bahwa permintaan pengembalian dana cicilan muncul apabila ada pihak yang menganggap rumah tersebut sepenuhnya diperoleh tanpa kontribusi Ruben.
"Tapi kalau misalnya ingin diklaim itu sepenuhnya adalah hasil jerih payahnya dia tanpa ada andilnya Ruben, wajar enggak kalau Ruben minta kembalikan uang gue?" pungkasnya.
Baca juga: Ruben Onsu Disindir Adik Sarwendah, Kuasa Hukum: Kenapa Nggak Pas Waktu Perceraian Bersuara?
Pemicu Memanasnya Konflik Ruben Onsu dan Sarwendah
Minola Sebayang, mengungkap awal mula memanasnya konflik kliennya dengan sang mantan istri, Sarwendah.
Hubungan Ruben dan Sarwendah memanas dipicu dari permasalahan anak.
Minola Sebayang menyebut Ruben Onsu merasa dipersulit bertemu kedua anaknya setelah bercerai dengan Sarwendah sejak 2024 lalu.
"Ini berawal dari Ruben mengawali kesulitan ya untuk bertemu dengan anaknya, untuk berkumpul dengan anaknya layaknya seorang ayah," kata Minola, dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Selasa (2/6/2026).
Dijelaskan Minola, bahwa setelah perceraian sudah ada kesepakatan mengenai masalah anak.
Dalam kesepakatan itu tertera kapan saja waktu Ruben bersama anak.
Namun sejak cerai sampai hari ini, Ruben tak mendapatkan haknya sebagai seorang ayah untuk bertemu anak-anaknya.
"Ruben dan si S itu ada kesepakatan bahwa mengenai masalah anak itu ada dua sampai tiga hari anak itu akan berkumpul bersama Ruben dalam seminggu."