Rabu, 3 Juni 2026

Kabar Artis

Selebgram Marissya Icha Bantah Diendorse Hanania Travel, Malah Transfer Miliaran untuk Bantu Owner

Kasus penggelapan uang jemaah umrah Hanania Travel turut menyeret nama selebgram Marissya Icha.

Tayang:
Ringkasan Berita:

TRIBUNNEWS.COM - Selebgram Marissya Icha membantah keterlibatannya dengan kasus penggelapan uang calon jemaah umrah yang dilakukan pemilik Hanania Travel, Ahmad Syah Farhan.

Marissya Icha dituding terlibat dalam kasus penggelapan uang calon jemaah umrah Hanania Travel lantaran sempat membuat postingan endorsement untuk Hanania Group.

Ia pun disebut-sebut sebagai brand ambassador Hanania Travel yang diduga menilap uang jemaah hingga total ratusan miliar rupiah.

Mendapati namanya terseret, Marissya Icha membantah tegas.

"Ini sedang ramai ya," ujar Marissya Icha yang kantor hukumnya juga menaungi Hanania Group ini, dikutip dari YouTube Cumicumi, Rabu (3/6/2026).

Dijelaskan rekan sesama kuasa hukum Marissya Icha, Putra, ibu satu anak itu justru mengucurkan dana miliaran rupiah untuk membantu Farhan selaku sahabatnya.

"Saya sampaikan saja ya bahwa sekitar Februari itu Kak Icha sudah bantu cukup besar ya. Mungkin bisa ditanyakan ke para penyidik di rekening korannya Hanania itu ada transferan dari Kak Icha mungkin jumlahnya cukup besar ya, miliaran," terang Putra.

Menimpali ucapan rekannya, Icha menjelaskan situasinya saat itu.

"Jadi kalau disampaikan saya diendorse, saya dibayar, itu saya sangat membantah itu semua. Salah," tegasnya.

"Saya pada saat itu memang memposting. Tapi saya memang mau berangkat pergi umrah. Saya mau berangkat umrah, lalu dia bilang, 'Kak, aku kasih potongan ya Rp5 juta'. Nah, kalau di ratecard saya Rp5 juta itu enggak worth it dong saya mau posting, tapi karena dia teman saya ya udahlah, anggaplah saya bantu," kenangnya menceritakan.

"Saya memang mau bikin postingan, ya udahlah saya tag Hanania aja. Jadi kalau dibilang saya diendorse, saya brand ambassadornya, kita selaku tim legal menerima uang banyak, nah, nanti kalau laporan polisinya sudah masuk, kepolisian berhak membuka mutasi rekeningnya," tantang Icha.

Baca juga: Bos Hanania Travel jadi Tersangka Penipuan, Uang Calon Jemaah Umrah untuk Bayar Influencer

Terkait ke mana uang jemaah yang digelapkan Farhan, Icha mengaku tak tahu.

Dia sendiri tidak dibayar untuk melakukan endorse.

"Kalau artis yang lainnya saya enggak tahu. Tapi kalau saya, saya tidak dibayar, saya tidak diendorse. Dan memang saya memposting itu atas dasar karena Hanania itu ownernya adalah teman saya," jelasnya.

Icha sendiri tidak menyangka, niat baiknya membantu bisnis Farhan justru berakhir penggelapan.

"Saya juga bantu-bantu bisnis orang, karena saya tidak mengetahui dan melihat ini akan terjadi," sesalnya.

Bos Hanania Travel jadi Tersangka

Pemilik Hanania Travel, Ahmad Syah Farhan ditetapkan sebagai tersangka kasus penggelapan uang calon jemaah umrah.

Ahmad Syah Farhan sempat dipertemukan dengan para korban, namun tak dapat memberi jaminan pengembalian dana.

Hanania Travel merupakan biro perjalanan umrah yang berkantor di Kecamatan Tebet, Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta.

Hanania Travel mengusung konsep umrah milenial dan membayar influencer untuk mempromosikan paket umrah.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin, menerangkan aliran uang para calon jemaah umrah digunakan untuk mempromosikan Hanania Travel.

"Hasil dari pengambilan keterangan terhadap terduga tersangka saat ini, uang yang digunakan, sebagian digunakan untuk kepentingan di luar dari kepentingan perjalanan umrah para jamaah."

"Sebagian juga digunakan untuk membayar influencer, sebagaimana tadi dipertanyakan. Ini untuk kepentingan marketing," paparnya, Selasa (2/6/2026), dikutip dari TribunJakarta.com.

Sejumlah influencer yang pernah bekerjasama dengan Hanania Travel akan dimintai keterangan.

Baca juga: Mitra Hanania Group Laporkan Bos Travel Umrah Ahmad Syah Farhan ke Polda Metro Jaya

"Tentunya kami juga akan mengambil keterangan terhadap para selebgram yang ikut serta memberikan atau menjadi marketing dalam hal penawaran beberapa paket umroh yang ditawarkan oleh PT Khazanah Tamma Internasional tersebut atau Hanania Group," tandasnya.

Berdasarkan penelusuran di media sosial Hanania Travel, influencer yang pernah diberangkatkan umrah seperti Keanu Agl, Awkarin sampai Dara Arafah.

Kesaksian Korban

Sebelumnya, salah satu calon jemaah Rosa (50), menjelaskan pemilik Hanania Travel sempat menemui para korban di kantor cabang perusahaannya yang berada di gedung EightyEight, kawasan Mal Kota Kasablanka (Kokas), Jakarta Selatan. 

Dalam mediasi tersebut, pemilik Hanania Travel mengakui kesalahannya tak dapat memberangkatkan calon jemaah umrah kloter Juni-Juli 2026 yang jumlahnya sekitar 1.260-an orang.

Opsi penyelesaian yang ditawarkan pemilik Hanania Travel yakni menggandeng travel umrah lain untuk pemberangkatan atau pengembalian dana dalam waktu dua tahun.

"Nah, itu kita tidak sepakat. Sempat terjadi adu argumen antara bapak-bapak calon jemaah tadi, dengan owner. Makanya lalu dibawa ke Polda," tukasnya.

Awalnya, Hanania Travel menggunakan alasan konflik timur tengah antara Iran dan Amerika Serikat untuk meredam kemarahan korban.

Baca juga: Direktur Travel Hananiah Diseret Calon Jemaah ke Polda Metro Jaya Buntut Dugaan Penipuan Umrah

Namun, setelah ditelusuri pihak travel menggunakan skema gali lubang tutup lubang.

Uang dari jemaah yang baru mendaftar tidak dibelikan tiket pesawat maupun hotel untuk jemaah tersebut, melainkan dipakai untuk memberangkatkan jemaah kloter sebelumnya yang tertunda.

Korban lain, Joko Setyo, mengaku telah membayar Rp60 juta untuk dua orang.

"Ya, promonya menarik dan secara cost memang murah ya dengan angka yang mereka tawarkan," bebernya, Jumat (29/5/2026).

Paket perjalanan yang ditawarkan seharga Rp 30 juta-35 juta sudah termasuk wisata ke Dubai.

"Ya dengan paket segitu plus Dubai sih memang low price lah ya," tuturnya.

Ia seharusnya diberangkatkan Maret 2026, namun hingga kini belum mendapat kejelasan.

Di hadapan para korban, tersangka membuat pernyataan sanggup mengembalikan uang calon jemaah.

"Tadi sebenarnya sebelum kita buat LP, kita sudah banyak diskusi ya sama Farhan. Akhirnya Farhan tidak berhasil meyakinkan kami selaku jemaah bahwa proses itu, refund itu, bisa dilakukan" jelasnya.

Dalam proses mediasi terungkap bahwa total kerugian yang dialami para korban mencapai sekitar Rp 60 miliar.

"Memang kekacauan ini sebenarnya terjadi bahkan sudah terjadi di 2025. Dia ada miss keuangan di internalnya Hanania sendiri," ucapnya.

Sebagian artikel telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Bos Hanania Travel Jadi Tersangka Penipuan Umrah, Kini Mendekam di Penjara

(Tribunnews.com/Salma/ Mohay) (TribunJakarta.com/Annas)

Sesuai Minatmu
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved