Kabar Artis
Erin Tanggapi soal Aksinya Suruh ART Nur Bersaksi Bohong dalam Kasus Penganiayaan
Pihak Erin menanggapi pengakuan Nur Rohmah, ART yang jadi saksi dalam kasus penganiayaan. Mengaku dipaksa bohong saat bersaksi.
Dia juga dipaksa berbohong dengan memberikan keterangan yang seolah membicarakan kebaikan Erin saja.
Diungkapkan Nur yang belakangan memilih kabur dari rumah Erin, ia sempat diancam jika tak mau bersaksi.
"Karena sebelumnya memang ada ancaman-ancaman kayak gitu, semisal kamu jangan ikut campur urusan saya sama Mbak Hera, nanti saya laporin ke polisi. Terus ada ancaman, kamu tahu enggak suami kamu sama kamu itu udah jadi buronan polisi. Jadi takut, disuruh jadi saksi saya juga enggak tahu. Enggak bilang sama sekali," tutur Nur, dikutip dari YouTube Rasis Infotainment, Senin (1/6/2026).
Ia menyebut, bersedia menjadi saksi asalkan bicara jujur.
Namun, pihak Erin dan pengacaranya terus meminta Nur untuk berbohong.
"Sebenarnya saya mau-mau aja asalkan memang jadi saksi yang sesungguhnya. Cuman kan waktu itu mau ke polisi, ibu kayak ada bilang, 'Nanti bilang yang baik-baik ya selama kamu diperlakukan di sini'. Terus ibu bilang, 'kata tolol dan bego dihilangin aja. Jangan bilang kayak gitu'," tandas Nur.
Karena permintaan itu, Nur merasa keberatan.
"Jadi saya nggak bisa terima karena kan kata tolol dan bego itu memang nyata ada. Tapi Ibu Erin minta itu dihilangkan. Jadi saya enggak bisa, saya enggak mau. Jadi saya nggak mau bohong," selorohnya.
Baca juga: Kronologi ART Baru Erin Kabur setelah Terima Ancaman, Panjat Pagar, Sempat Gagal Ditangkap Security
Tak hanya oleh Erin, oleh kuasa hukum Erin yang baru pun, Nur diminta untuk berbohong saat bersaksi di hadapan penyidik kepolisian.
"Sebelumnya dari rumah sama Ibu terus kan dibawa ke kantor pengacara. Di situ juga ada bilang sama pengacaranya, 'Iya nanti kalau misalkan ditanya ada katak kasar, bilang aja enggak ada gitu. Terus masalah HP juga bilang aja udah dikembalikan'."
"Tapi saya enggak terima, soalnya kan HP sya masih ditahan. Enggak benar ya, karena itu kebohongan. Saya nggak mau bohong," tukas Nur.
Jadi Saksi di Polres, Nur Dipeluk Kuasa Hukum Erin karena Ketakutan
Saat diperiksa sebagai saksi dalam kasus penganiayaan oleh Erin ini, Nur terlihat ketakutan.
Ia terlihat menutupi wajah mengenakan masker dan terus menenggelamkan wajahnya dalam pelukan kuasa hukum Erin, Romzi.
Nur tetap bungkam kendati awak media mengerumuninya.
Sementara sang kuasa hukum menegaskan jika kliennya sedang ketakutan.