Senin, 8 Juni 2026

Kabar Artis

Singgung Kata Penggemar Berkali-kali, Permintaan Maaf Sarwendah Tuai Kritik dari Ahli Ekspresi

Kirdi Putra menilai permintaan maaf Sarwendah lebih berfokus menjaga citra di mata penggemar ketimbang menunjukkan penyesalan.

Tayang:

Selain menyoroti isi pernyataan, Kirdi juga menganalisis bahasa tubuh Sarwendah selama menyampaikan permintaan maaf tersebut.

"Terus kita lihat bahasa tubuh yang ditampilkan sama dia. Ketika di awal, Sarwendah posisi tangannya seperti ini nih, megang gini ya.

Kita perhatikan ketika momen saat-saat tertentu yang terjadi adalah ketika bicara tentang anak, enggak mau anak-anaknya terpapar segala macam lah, gitu kan. Itu makin kencang dia megangnya, makin kencang ketika bicara soal anaknya.

Kemudian mulai loose, mulai lepas, menandakan dia lebih santai ketika menjelang akhir. Itu wajar dong ya, menjelang akhir santai," terang Kirdi. 

Namun menurut Kirdi, ekspresi nonverbal yang ditampilkan Sarwendah tidak menunjukkan perubahan emosi yang biasanya muncul ketika seseorang benar-benar sedang meminta maaf.

"Tetapi tolong sadari bahwa ketika dia menyampaikan permintaan maaf, yang kalau orang minta maaf dia sedang menekan egonya, itu juga tidak banyak perubahan.

Ketika orang menekan egonya, bisa dia marah, bisa dia sedih, bisa takut. Dan biasanya muncul dalam bentuk ekspresi, apakah itu gestur, apakah itu ekspresi wajah. Dan itu tidak terlalu terlihat.

Dan bagian terakhir, kalau lihat, dia ingin menampilkan sedih, tetapi tarikan garis bibirnya itu sebetulnya lebih cenderung agak hampir senyum."

Karena itu, Kirdi menilai terdapat ketidaksesuaian antara pesan yang disampaikan secara verbal dengan ekspresi nonverbal yang terlihat selama video berlangsung.

"Jadi buat saya, apa yang dia sampaikan, kata-kata verbal yang disampaikan itu tidak sinkron dengan nonverbal yang dia tampilkan. Nonverbalnya tadi gerakan tangan, tarikan bibir, dan sebagainya."

Pada akhirnya, Kirdi tetap berpegang pada kesimpulannya bahwa permintaan maaf tersebut lebih berfungsi untuk menjaga citra daripada menunjukkan penyesalan yang tulus.

"Jadi kalau ditanya sekali lagi, apakah ini adalah sebuah, katakanlah, permintaan maaf yang tulus? Jawabannya adalah bukan.

Ini adalah sebuah pertunjukan untuk menjaga citra dia di hadapan banyak orang," tegasnya. 

Ia pun menilai sasaran utama dari pesan yang disampaikan Sarwendah lebih banyak ditujukan kepada para penggemarnya.

"Apakah penggemarnya yang jadi target lebih banyak? Ya, sesuai dengan pola yang ditampilkan oleh dia.

Sesuai Minatmu
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved