Rumah Hangus Terbakar, Anisa Rahma Ngungsi Sementara di Rumah Mertua
Kerusakan tersebut kini membuat aktivitas sehari-hari keluarga besar mereka menjadi sangat terbatas.
Menurut Anisa, peristiwa tersebut bermula dari lilin yang digunakan untuk mengusir lalat di area meja makan.
Malam itu, sang ibu menyalakan lilin tersebut namun ia tertidur dan lupa mematikannya.
"Awalnya itu dari lilin. Jadi mama pasang lilin untuk mengusir lalat malam-malam. Mungkin karena capek, mama akhirnya ketiduran dan lupa kalau lilinnya masih nyala," kata Anisa.
Sekitar pukul 02.30 WIB, ibunda Anisa terbangun dan mendapati api sudah membesar.
"Pas buka pintu, api sudah besar banget. Sudah sampai ke atap, gorden, meja makan, seluruh ruang makan sudah penuh api," ujarnya.
Suami Anisa, Anindito Dwis, mengaku saat dirinya terbangun kondisi api sudah sulit dikendalikan.
Terlebih lokasi kebakaran berada dekat area penyimpanan tabung gas
"Kita sampai enggak kepikiran mengamankan barang-barang berharga. Yang penting semua orang keluar dulu," tutur Dito.
Anisa bersyukur masih bisa menyelamatkan keluarganya termasuk anak-anak atas kejadian tersebut.
Sebagian besar atap ambruk dan dinding menghitam, menyisakan puing-puing.
Namun terdapat satu ruangan di dalam rumah yang menyimpan 3.500 Al-Qur'an dan baju-baju utuh tanpa tersentuh api sama sekali.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Anisa-Rahma-1-12062026.jpg)