Anak Tamara Tyasmara Meninggal
Yudha Arfandi Divonis 20 Tahun Penjara dalam Pembunuhan Dante, Tamara Tyasmara: Menurut Aku Kurang
Tamara Tyasmara menyesalkan vonis 20 tahun penjara yang dijatuhkan pada mantan kekasihnya, Yudha Arfandi dalam kasus pembunuhan Dante.
Ringkasan Berita:
TRIBUNNEWS.COM - Aktris Tamara Tyasmara mengaku masih kecewa dengan vonis 20 tahun penjara yang dijatuhkan pada mantan kekasihnya, Yudha Arfandi dalam kasus pembunuhan sang putra, Dante, 27 Januari 2024 silam.
Dante ditemukan meninggal dunia setelah ditenggelamkan oleh pacar ibunya, Yudha Arfandi di sebuah kolam renang di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur.
Atas kesalahannya, Yudha Arfandi telah divonis 20 tahun penjara pada Senin (4/11/2024) silam, di mana vonis ini jauh lebih ringan dari tuntutan jaksa yang menuntut Yudha dengan hukuman mati.
Terkait vonis itu, Tamara sendiri mengaku hukuman yang diterima Yudha tak sebanding dengan hilangnya nyawa Dante.
"Hukuman apa pun itu kan enggak ada yang bisa menggantikan Dante ya. Jadi gimana ya, walaupun 20 tahun tuh rasanya menurut aku ya kurang," terang Tamara, dikutip dari YouTube SCTV, Kamis (18/6/2026).
Ia menyoroti tuntutan jaksa yang menurutnya lebih adil.
"Pas waktu itu kan jaksa menuntutnya hukuman mati, tapi hakim memutuskan 20 tahun," sesalnya.
Kendati demikian, perempuan 31 tahun ini memilih menyerahkan pada pengadilan akhirat.
"Cuma ya menurut aku, udah adillah untuk kita. Nanti ada hukuman yang lebih besarlah di akhirat," selorohnya.
Dalam putusan itu, Yudha sempat mengajukan permohonan peninjauan kembali atau PK.
Tamara sempat khawatir pengadilan akan mengabulkan PK mantan pacarnya itu.
Baca juga: Masih Dibayangi Trauma Kematian Dante, Tamara Tyasmara Belum Sanggup Buka Hati
Beruntung, PK Yudha ditolak dan kini vonisnya berkekuatan hukum tetap.
Namun, Tamara menilai, seberat apa pun yang diterima sang mantan, tidak bisa menggantikan rasa sakitnya kehilangan Dante.
"Enggak mungkin bisa hilang gitu aja. Makin hari malah makin kerasa batinnya. Cuma bisa berdoa sama ke makam, udah enggak bisa ngapa-ngapain lagi," jelasnya.