Kasih Hanggoro Tahun 2011 Ikut Reli Dakar lagi
Setelah sebelumnya ambil bagian dalam Rally Dakar tahun 2009 , Sebagai penggiat olahraga otomotif Indonesia
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA
- Setelah sebelumnya ambil bagian dalam Rally Dakar tahun 2009, sebagai penggiat olahraga otomotif Indonesia, dosen Universitas Budi
Luhur, sekaligus Ketua Badan Pelaksana Harian Yayasan Budi Luhur. Tahun
2011 Kasih Hanggoro kembali mengiikuti kembali Rally Dakar
2011, yang bakal berlangsung mulai tanggal 1 Januari hingga 16
Januari 2011.
Menjelang keberangkatanya menuju ajang Rally Dakar 2011, Kasih
Hanggoro bakal menggelar jumpa pers yang akan diselenggarakan
Hari kamis tangal 25 November di Palaza Senayan, Arcadia.
Pengalaman bergelut dengan dunia otomotif punya sejarah panjang bagi
Kasih Hanggoro. Malang melintang dimulainya dari menjadi Wakil Ketua
Harley Davidson Owner Group (HOG) membuatnya sudah banyak menjalani
berbagai medan di Indonesia, bahkan sampai menjajal ke Malaysia,
Kamboja, Thailand, Tibet, Australia, Perancis dan berbagai negara-negara
di Eropa.
Sebagai mantan pebalap kelas Retro Touring Car musim 2009, Kasih
Hanggoro punya tekad membawa nama Indonesia ke ajang Rally Dakar. Ada
keinginan untuk membuktikan pada dunia internasional bahwa Indonesia
juga mempunyai pebalap yang bisa ikut ambil bagian pada Rally paling
bergengsi di dunia ini.
Belum pernah ada pebalap Indonesia yang ikut dalam Rally Dakar 'Single
Seater Car' yaitu mobil bertipe satu tempat duduk. Kasih Hanggoro
menggunakan mobil 'McRae' milik tim ProDakar, satu tempat duduk, berarti
tanpa navigator, dan akan dipandu oleh GPS. Namun GPS dalam olahraga
ini berbeda karena sistem perintahnya berdasarkan angka-angka. Ini
berarti dibutuhkan konsentrasi tinggi untuk bisa menjalani perintah
dengan benar dan sampai ke tujuan yang sudah ditetapkan. Mobil ini
tergolong mobil baru yang dirancang khusus untuk Rally Dakar, dan
sebelumnya sudah pernah dicoba di kawasan berpasir di Perancis Selatan.
Di pintu mobilnya tertulis angka 360 menunjukkan nomor urut semua mobil
dimulai dari 300 sampai 440.
Sebagai satu-satunya orang Indonesia yang ikut bergabung menjadi bagian
dari kelompok McRae dari Belanda, di atas panggung Kasih Hanggoro
berteriak lantang 'INDONESIA!' sambil mengibarkan Sang Saka Merah Putih
pada acara pelepasan yang diliput sekitar 180 siaran TV dan 300 wartawan
yang akan menyiarkan ke seantero dunia.
Lebih dari 20 tahun yang lalu, pada tahun 1989-1990 pernah tercatat
pereli Indonesia Tinton Suprapto bersama Dali Sofari dan Richard
Hendarmo berpartisipasi pada Rally yang masih disebut Paris-Dakar, namun
mereka gagal, sulit untuk bisa menaklukkan lintasan gurun pasir Afrika
yang berhawa panas.
Dan sekarang, meski Kasih Hanggoro belum dapat mengikuti Rally sampai
selesai, nama Indonesia tercatat satu dari sekian ratus pereli dunia dan
membawa pulang kenangan serta pengalaman yang sangat berharga yang
diharapkan dapat diaplikasikan pada dunia otomotif di Indonesia kelak.