BWF World Tour
Live Score Hasil Polytron Indonesia Open 2026: Jojo dan Raymond/Joaquin Berburu Sejarah di Istora
Final Indonesia Open 2026 berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/6/2026) mulai pukul 14.00 WIB. Jojo dan Raymond /Joaquin berpeluang juara.
Ringkasan Berita:
- Jonatan Christie memburu gelar pertama Indonesia Open sekaligus mengakhiri puasa juara tunggal putra Indonesia selama 13 tahun.
- Raymond Indra/Nikolaus Joaquin berpeluang meraih gelar Super 1000 pertama dalam karier mereka di Istora Senayan.
- Final Polytron Indonesia Open 2026 menjadi kesempatan emas Indonesia mencetak sejarah di depan publik sendiri.
TRIBUNNEWS.COM - Final Polytron Indonesia Open 2026 akan berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/6/2026) mulai pukul 14.00 WIB.
Sejumlah pebulu tangkis terbaik dunia siap bertarung memperebutkan gelar juara turnamen BWF World Tour Super 1000 tersebut.
Sorotan utama publik Indonesia tertuju kepada Jonatan Christie dan pasangan ganda putra Raymond Indra/Nikolaus Joaquin yang sama-sama berpeluang mencetak sejarah di hadapan pendukung sendiri.
Siaran langsung final Polytron Indonesia Open 2026 dapat disaksikan melalui RCTI, layanan streaming RCTI+, serta kanal YouTube resmi Polytron Indonesia. Sementara live score pertandingan tersedia di laman resmi BWF.
Live Hasil Final Swiss Open 2026
Jojo Berburu Juara Indonesia Open
Jonatan Christie akhirnya berhasil mencapai final Indonesia Open untuk pertama kalinya dalam kariernya.
Setelah bertahun-tahun tampil di Istora Senayan, pencapaian terbaik Jojo sebelumnya hanya semifinal pada edisi 2021.
Pada laga final, Jonatan akan menghadapi wakil Kanada, Viktor Lai.
Baca juga: Rivalitas An Se-young vs Akane Yamaguchi Berlanjut di Final Polytron Indonesia Open 2026
Laga ini menjadi kesempatan besar bagi Jonatan untuk mengakhiri penantian panjang tunggal putra Indonesia di Indonesia Open. Terakhir kali wakil tuan rumah menjadi juara terjadi pada 2012 lewat Simon Santoso.
Saat itu, Simon mengalahkan Du Pengyu asal China melalui pertarungan tiga gim 21-18, 13-21, 21-11.
Setelah gelar tersebut, tidak ada lagi tunggal putra Indonesia yang mampu menjadi juara di Istora.
Jika mampu mengalahkan Viktor Lai, Jonatan bukan hanya memutus puasa gelar selama 13 tahun, tetapi juga menambah koleksi gelar bergengsinya di level BWF World Tour Super 1000 setelah sebelumnya menjuarai All England 2024.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BIDIK-JUARA-Pebulutangkis-tunggal-putra-Indonesia-Jonatan-Christie.jpg)