Indra Wijaya Lolos ke Babak II Sirnas Tenis
Petenis DKI unggulan ketiga tunggal putra, Indra Wijaya, dipaksa bertarung dua jam sebelum akhirnya menang 6-4, 6-1
TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Petenis DKI unggulan ketiga tunggal putra, Indra Wijaya, dipaksa bertarung dua jam sebelum akhirnya menang 6-4, 6-1 oleh Fahmi Seff (Jateng) pada babak pertama seri pertama Sirkuit Tenis Nasional Pelti 2012 di Lapangan Tenis Taman Maluku, Bandung, Rabu (14/3/2012).
Indra harus tampil habis-habisan untuk meraih poin demi poin, karena Fahmi memberikan perlawanan sengit.
“Meskipun skornya 6-4, 6-1 tetapi saya harus mati-matian meraih poin. Fahmi tampil sangat bagus,” tutur Indra.
Diungkapkan oleh Indra bahwa penampilannya kali ini jauh lebih baik ketimbang pada seri pertama di Pusat Tenis Kemayoran, Jakarta, minggu lalu. Minggu lalu Indra di babak pertama dikalahkan Frederico L. Rumambi (DKI) 3-6, 7-6 (3), 6-1.
“Waktu tampil di Kemayoran saya tidak bermain lepas karena khawatir cedera kaki saya kambuh. Karena itulah saya bermain sangat hati hati, tetapi ternyata penampilan saya malah jelek, karena kurang lepas,” Indra memaparkan.
Menurut Indra cedera di pangkal paha kanannya itu dia dapatkan dalam latihan. Waktu itu Indra mengaku memaksa mengambil bola sulit saat latihan sehingga otot paha kanannya ketarik dan sakit.
“Kali ini saya main enjoy dan lepas. Terkadang masih saya rasakan agak sakit di bekas cedera tersebut, namun saya harus mengatasinya,” ujar Indra yang akan memperkuat tim tenis DKI Jakarta pada PON XVIII di Riau, 8-22 September mendatang.
Di babak kedua Indra bertemu Aditya Ichsandi (Riau) yang pernah satu klub dengannya di Deddy Prasetyo Tenis Club Jakarta. Indra optimistis dapat memenangi pertandingan melawan Aditya yang di babak pertama mengalahkan petenis Sumut, Habibi Yasin, 7-5, 6-1.
Hasil pertandingan tunggal putra lainnya Rabu siang: Armando Soemarno (DKI) menang atas Kurnia Suranto (Jateng). Kurnia yang sudah memimpin 7-5, 5-1 tiba-tiba ketarik otot bahu kanannya.
Arief Rahman (Kaltim) menang atas Tito Parulian 3-6, 6-3, 6-3. Tito merupakan petenis Bandung, namun pada PON XVIII nanti memperkuat Riau. Irfandi Hendrawan (DKI) menang 6-1, 6-3 atas Esmid M. Rasyid.
Pemain wild card asal Jatim, Rizky Widianto, menaklukkan unggulan keenam Budi Ansyori (Jabar) 6-2, 6-1.