Kevin/Masita Nilai Huang Kaixiang/Chen Qingchen Lebih berat
Menurut Sigit Budiarto, kondisi psikologis Kevin sempat terganggu di laga semifinal lantaran masih kecewa dengan kekalahan di nomor ganda.
TRIBUNNEWS.COM - Pasangan ganda campuran Kevin Sanjaya Sukamuljo/Masita Mahmudin berhasil melaju ke final ajang BWF World Junior Championships 2013.
Dalam laga semifinal yang digelar di Stadion Huamark, Bangkok, Kevin/Masita mampu menundukkan unggulan kedua, Liu Yuchen/Huang Dongping (China), 6-21, 21-17, 21-19.
“Saat masuk lapangan, saya sempat tidak yakin karena rasanya sudah tidak ada tenaga. Tetapi kami berusaha saja di lapangan, jangan buat salah terus dan raih poin demi poin. Lawan hari ini sebetulnya tidak terlalu berbahaya dibanding pasangan China lainnya yaitu Huang Kaixiang/Chen Qingchen yang akan menjadi lawan kami di final,” kata Kevin.
Sementara itu menurut pelatih tim Indonesia, Sigit Budiarto, kondisi psikologis Kevin terganggu di laga semifinal lantaran masih kecewa dengan kekalahan di nomor ganda. Hal itu membuat permainan Kevin belum lepas.
"Akan tetapi, kami salut dengan Kevin, saat tertekan, ia mampu melepas beban tersebut dan bermain dengan tenang. Kevin/Masita banyak meraih poin di permainan bola-bola pendek, di saat kritis mereka juga bisa mengontrol lawan,” Sigit Budiarto.
Kalah telak di game pertama, Kevin/Masita mencoba untuk bangkit dengan bermain lebih rapi dan memperkuat pertahanan di game kedua. Namun Liu/Huang yang terus menekan, lagi-lagi memimpin perolehan skor hingga 17-11. Kevin/Masita mampu memperkecil ketertinggalan mereka dan balik memimpin 18-17 dan akhirnya mengamankan set kedua 21-17 dan memaksa lawannya mmeainkan rubber game.
“Permainan kami benar-benar tidak bisa berjalan di game pertama, rasanya main belum lepas. Bola-bola depan saya juga langsung diserobot dengan cepat oleh Huang. Saat ketinggalan, kami tidak memikirkan berapa angkanya, yang penting main dan raih poin terus,” ujar Masita, pemain asal klub Jaya Raya Jakarta.
Pada set penentuan perebutan poin berjalan ketat. Namun Kevin/Masita kembali melakukan banyak kesalahan dan sempat tertinggal tertinggal jauh di posisi 11-17.
Akan tetapi Kevin/Masita mampu mengumpulkan satu demi satu poin dan membuat tekanan menjadi berpindah ke Liu/Huang saat kedudukan match point 20-18.
Satu pengembalian Huang yang menyangkut di net membuat Kevin/Masita meraih poin kemenangan. (Berita Kota Super Ball/Murtopo)