Jumat, 29 Agustus 2025

Kejuaraan Equestrian Basarnas Cup

Persaingan Ketat di Eventing

Salah satu yang menarik disaksikan dari Kejuaraan Equestrian Basarnas Cup yang Minggu (13/3) memasuki hari ketiga atau terakhir adalah persaingan

Penulis: Toni Bramantoro

TRIBUNNEWS, COM. PARONGPONG - Salah satu yang menarik disaksikan dari Kejuaraan Equestrian Basarnas Cup yang Minggu (13/3) memasuki hari ketiga atau terakhir adalah persaingan di nomor eventing atau trilomba.

Ini karena eventing merupakan salah satu nomor yang akan dipertandingkan secara resmi pada kompetisi equestrian PON XIX/2016 September mendatang, yang juga akan dilangsungkan di Denlavkud TNI-AD, Parongpong, Lembang.

Tidak mengherankan persaingan nomor eventing ini diikuti banyak rider tangguh yang tampil atas nama beberapa daerah.

Terkait dengan itu, perekrutan rider tangguh tak hanya dilakukan beberapa daerah dari Jawa dan Sumatera, akan tetapi juga Sulawesi Barat.

Pimpinan klasemen hingga usai persaingan hari ke-2, Sabtu, ditempati oleh Praka Iwan Saputra yang turun dengan bendera Provinsi Papua dengan akumulasi hukuman penalty terendah yakni 55,6.

Praka Iwan yang menunggang kuda Tulis melompat dari piosisi ke-5 usai persaingan hari pertama.

Urutan kedua diduduki Steven Manayang dari Jatim. Penunggang Sikumbang ini tampil stabil karena di hari pertama pun dia sudah bercokol di posisi kedua.

Yang tampil baik di hari pertama namun kemudian terpuruk di hari kedua adalah Jendry Palendeng (APM Equestrian Center/Banten) dan Jojo Jonathan (Jabar).

Jendry Palendeng yang menaiki APM Wastle sukses bertengger di urutan teratas pada hari pertama, namun kemudian terdampar di posisi ke-13 usai perlombaan hari kedua.

Demikian juga dengan Jojo Jonathan, yang merebut posisi ke-3 di hari pertama dengan King Petra-nya, namun kemudian terperosok ke posisi ke-16.

Duo Papua, yakni Praka Iwan dan Serda Riko Ganda, berada di urutan tiga besar. Namun, jika kehilangan fokus, keduanya bisa saja dilampaui rider-rider tangguh lainnya di persaingan hari ketiga ini.

Di urutan hingga 10 besar dengan hukuman penalti terhitung masih rendah, ada nama-nama yang bisa melejit, seperti Galih Rasiono, Brayen Brata Coolen, Albert Pelealu, Joko Susilo, IG.A Nengah, atau bahkan rider kawakan Wempy Kaunang yang tak lain ayah dari Raymen Kaunang.

Dari total 22 peserta di nomor eventing inim, empat diantaranya sudah kehilangan kesempatan untuk turut dalam perburuan gelar karena tereleminasi saat perlombaan hari kedua.

Mereka adalah Serda Jumhur Hidayat (Jabar), Cahyadi (Jabar), Nugroho Ari Brockman (Papua), dan Higgens Roring (Jatim).

Padahal Serda Jumhur berada di posisi ke-8 usai persaingan hari pertama, sementara Cahyadi Artos bahkan di posisi ke-4.

Halaman
12
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan