Breaking News:

Silat Bebas Munculkan Petarung Debutan Potensial

Pertandingan Silat Profesional atau Silat Bebas Indonesia pertama di Indonesia telah sukses di Padepokan Pencak Silat Indonesia TMII, Jakarta, Sabtu

ist
Silat Bebas 

"Mereka saling serang pada posisi berdiri maupun ground," ujarnya.

Begitu juga saat Sulung Permadi (BSA Martial Art Center) berhadapan dengan Zacky (HAN Academy) di kelas Fly.

Kedua petarung yang telah melakukan cross train ke beberapa jenis beladiri menampilkan spesialisasinya.

Sulung terlihat lebih berbahaya pada posisi berdiri sementara Zacky lebih mengandalkan teknik-teknik ground dengan kuncian kaki.

Pertarungan dengan teknik dan daya rusak yang paling tinggi disajikan Gugun Gusman (BFC) dan Roy Tua (Sabertooth) yang berhadapan pada partai MMA kelas Bantam.

Kedua petarung yang sangat berpengalaman di dunia beladiri profesional, kata Idris, bisa dijadikan contoh bagi seluruh petarung yang bertanding terutama para pemula bahwa pertarungan di dalam dunia profesional adalah sangat tidak mudah, dan bisa menjadi sangat menyakitkan.

Pertarungan keras lainnya terjadi pada partai Silat Profesional yang mempertemukan Adhy Nugroho (Garuda Martial Arts) dengan Merke Kaune (Ksatria Petarung) di kelas Bantam.

Adhy yang unggul teknik dipaksa bertarung secara keras selama 3 ronde oleh Merke yang memiliki semangat dan kemauan yang keras.

Target utama Silat Bebas Indonesia adalah menghasilkan pesilat profesional Indonesia dalam jumlah yang signifikan untuk bisa dikenal dalam industri beladiri profesional, meningkatkan kualitas dan membangun mental juara para pesilat untuk bisa berjaya di event internasional.

Diharapkan Silat Bebas Indonesia mampu membawa Silat pada sebuah level berikutnya dalam kompetisi Internasional, sehingga menarik minat para pesilat di seluruh Indonesia.

Halaman
123
Editor: Toni Bramantoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved