Senin, 1 September 2025

Blibli Indonesia Open 2018

Tak Cuma Atlet, Suporter Pun Bersaing Sengit di Blibli Indonesia Open 2018: Adu Kreatifitas!

Penilaian perlombaan ada tiga, kostum, gerakan atau koroegrafi dan membawa penonton lainnya supaya mengikuti

Tribunnews/Abdul Majid
Tim suporter Indonesia asal Kampus IBM ASMI tampil kreatif saat mendukung atlet Indonesia di turnamen Blibli Indonesia Open 2018. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Turnamen Badminton Blibli Indonesia Open 2018 ternyata tak hanya menghadirkan persaingan atlet-atlet dunia di atas lapangan. Pasalnya, dari sektor tribun, persaingan pun juga tersaji.

Maksud dari persaingan di tribun ialah kompetisi antarsuporter Indonesia yang diadakan oleh panitia penyelenggara.

Di sini mereka dituntut kreatif dan penuh semangat dalam menyemangati atlet Indonesia yang tengah bertanding.

Satu di antara peserta kompetisi suporter yakni berasal dari kampus IBM ASMI yang berada di daerah Pulo Mas.

Mereka datang mengenakan kostum yang sangat kreatif, bertema merah putih.

Tak hanya itu, bagian wajah mereka juga diwarnai dengan mengenakan cat khusus  body painting yang membentuk bendera Indonesia.

“Iya ini kami memilih tema merah putih karena ini kan melambangkan negara, dan kecintaan kami terhadap Indonesia,” kata Syahrul, ketua dari suporter IBM ASMI.

Syahrul pun menjelaskan secara singkat kepada Tribunnews bagaimana timnya akan memberikan semangat yang luar biasa kepada atlet Indonesia.

“Penilaian perlombaan ada tiga, kostum, gerakan atau koroegrafi dan membawa penonton lainnya supaya mengikuti kami. Pokoknya nanti kita akan buat gemuruh Istora Senayan,” Jelas Syahrul.

“Jadi satu hari itu ada 10 peserta, nanti bergantian. Kalau sekarang lolos, besok kita bisa tampil lagi,” sambungnya.

Benar saja, ketika di dalam Istora mereka terlihat bersemangat menyemangati atlet Indonesia.

Mulai dari terikan “Ea”, tepukan balon hingga yel-yel “Indonesia-Indonesia” pun sering mereka gaungkan.

Para penonton lainnya pun tanpa sadar mengikuti arahan Syahrul dkk. sehingga membuat Istora menjadi gemuruh dengan teriakan Indonesia.

Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan