BWF World Championships 2019

Anthony Sinisuka Ginting Susul Jonatan Christie ke Babak Tiga Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2019

Dua wakil tunggal putra terus melaju ke babak tiga World Championships 2019. Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting bukukan kemenangan

Anthony Sinisuka Ginting Susul Jonatan Christie ke Babak Tiga Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2019
Humas PBSI
Anthony Sinisuka Ginting 

TRIBUNNEWS.COM, BASEL - Dua wakil tunggal putra terus melaju ke babak tiga BWF World Championships 2019. Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting sama-sama membukukan kemenangan dua game langsung.

Kemenangan pertama dipastikan oleh Jonatan. Ia akhirnya berhasil mengatasi Kwang Hee Heo (Korea) untuk yang pertama kalinya. Sebelumnya tiga kali berhadapan, Jonatan belum bisa meraih kemenangan. Pertemuan terakhir Jonatan dan Heo terjadi di Piala Thomas 2018.

Jonatan Christie
Jonatan Christie (Humas PBSI)

“Terakhir ketemu di Thomas Cup 2018, waktu itu keadaan saya pas kurang fit, habis sakit. Walaupun skor kalah 0-3 tapi saya ingat di pertemuan terakhir saya bisa melawan. Walaupun saya nggak fit, tapi mainnya oke. Jadi nanti tinggal diperhatiin lagi pola pukulannya, strategi mainnya di lapangan. Karena tadi beberapa kali Kwang Hee Heo juga punya serangan yang mematikan dan defendnya juga bagus. Cuma tadi kuncinya lebih tenang dan lebih sabar, sama penempatan bolanya lebih ditepatin,” jelas Jonatan.

“Game pertama Kwang Hee kelihatan agak nervous. Beberapa kali pukulan saya nggak kencang, tapi dia balikinnya nanggung. Jadi saya pikir dia agak tegang. Tapi di game kedua dia mau coba serang saya duluan. Beberapa kali di awal poin sempat keteteran juga tadi dengan kecepatan dia,” ujar Jonatan.

Selanjutnya di babak tiga Jonatan akan bertemu Jan O Jorgensen (Denmark). Meski rekor pertemuannya imbang 2-2, Jonatan masih lebih diunggulkan untuk menang. Jonatan datang dengan title rangking empat dunia, sementara Jan saat ini berjajar di rangking 20 dunia. Jan sendiri sebelumnya mengalahkan Tommy Sugiarto dengan 21-11, 21-15.

“Setiap pemain itu punya kebagusan dan keunikan masing-masing. Jadi ngga bisa dibilang lawan ini lebih enteng, lawan itu lebih berat, nggak ada. Semuanya sama. Siapa yang lebih siap, yang lebih bagus preparenya, itu yang membedakan hasil di pertandingan,” kata Jonatan.

Di sisi lain Anthony, lolos usai menekuk langkah Toby Penty (Inggris). Butuh waktu 39 menit buat Anthony untuk memastikan kemenangan 21-11, 21-19.

“Puji Tuhan hari ini merasa enak mainnya dari game pertama. Kondisi lapangan kalah menang angin. Game pertama saya kalah angin, jadi dia banyak melakukan kesalahan sendiri, out ke belakang. Saya juga lebih leluasa. Game kedua kebalikannya, dia serangannya sudah dapet,” kata Anthony.

Pada babak berikutnya, Anthony akan menantang Sai Praneeth (India). Head to head keduanya tercatat imbang 2-2. Terakhir mereka berhadapan di Australian Open 2019. Anthony menang 25-23, 21-9.

“Lawan Praneeth bakalan ramai juga, karena pertemuan sebelumnya menang kalah, ramai juga. Persiapannya besok latihan lagi untuk mematangkan pukulan dan pergerakan kaki lebih disiapkan lagi. Dari pikiran juga harus lebih siap capek dan siap susah di lapangan,” ungkap Anthony.

Editor: Toni Bramantoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved