Jumat, 24 April 2026

450 Atlet dari 31 Provinsi Ikuti Kejurnas Taekwondo Cadet dan Junior 2026 di Samarinda

PBTI menggelar Kejurnas Taekwondo 2026 kategori cadet dan junior di Samarinda, diikuti 450 atlet muda dari 31 provinsi sebagai ajang pembinaan.

Editor: Wahyu Aji
HO/IST
KERJURNAS TAEKWONDO - Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) Letjen TNI Richard Tampubolon, S.H.,M.M. membuka Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Taekwondo Indonesia kategori Cadet dan Junior Tahun 2026 di GOR Serbaguna Stadion Kadrie Oening, Samarinda, Kalimantan Timur. 

Ringkasan Berita:
  • PBTI menggelar Kejurnas Taekwondo 2026 kategori cadet dan junior di Samarinda, diikuti 450 atlet muda dari 31 provinsi sebagai ajang pembinaan dan kompetisi nasional.
  • Ketua Umum Richard Tampubolon menilai kejuaraan ini penting untuk mengukur hasil pembinaan daerah sekaligus melahirkan atlet potensial menuju level internasional.
  • PBTI menekankan sportivitas dan profesionalisme, baik bagi atlet maupun wasit, agar kejuaraan berjalan adil serta menjadi langkah strategis menuju prestasi global.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Taekwondo Indonesia kategori Cadet dan Junior Tahun 2026.Ā 

Ajang bergengsi ini, diikuti oleh atlet-atlet muda terbaik dari berbagai provinsi di seluruh Indonesia.

Sebanyak 450 atlet muda dari 31 provinsi ambil bagian dalam Kejurnas Taekwondo Indonesia kategori Cadet dan Junior tahun 2026 yang akan berlangsung mulai tanggal 23 sampai dengan 25 April 2026 di GOR Serbaguna di Stadion Kadrie Oening, Samarinda, Kalimantan Timur.

Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) Letjen TNI Richard Tampubolon, S.H.,M.M. menyampaikan kejurnas ini menjadi ajang penting untuk mengukur keberhasilan program pembinaan dan latihan yang telah dijalankan oleh masing-masing daerah.

Dirinya berharap turnamen ini melahirkan atlet-atlet baru yang berpotensi menjadi kebanggaan bangsa.

ā€œHarapan saya, dari Kejurnas ini akan terlihat hasil dari program pembinaan serta lahir kader-kader atlet baru dari seluruh wilayah Indonesia, mulai dari Sabang sampai Merauke,ā€ lanjutnya.

Richard yang juga menjabat sebagai Kepala Staf Umum Tentara Nasional Indonesia (Kasum TNI) ini menyampaikan apresiasi kepada seluruh provinsi yang telah mengirimkan atlet terbaiknya untuk berpartisipasi dalam kejuaraan tersebut.

ā€œTidak semua atlet memiliki kesempatan untuk tampil di ajang nasional. Sehingga keikutsertaan ini merupakan sebuah kebanggaan sekaligus tanggung jawab,ā€ ujarnya.

Letjen Richard Tampubolon mengingatkan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan berlangsung.

Para atlet diminta untuk bertanding dengan semangat persaudaraan sesuai dengan janji atlet yang telah diucapkan.

ā€œSaya berharap seluruh atlet bertanding secara sportif, menjaga persaudaraan, sehingga kejuaraan ini dapat berjalan sukses dan lancar,ā€ tegasnya.

Tak hanya kepada atlet, Ketum PBTI juga berpesan kepada para wasit agar menjalankan tugas secara objektif dan profesional guna menghindari potensi konflik di arena pertandingan.

ā€œSaya yakin integritas wasit akan terus dijaga dan ditingkatkan demi menghasilkan pertandingan yang adil dan berkualitas,ā€ tambahnya.

Dirinya juga memberikan semangat kepada para atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya, serta mengapresiasi peran seluruh pihak yang terlibat, mulai dari pelatih, pengurus, hingga ofisial tim.

Menurutnya, keberhasilan seorang atlet tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga dukungan dari tim yang solid di belakangnya.

Kejurnas Taekwondo 2026 ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sebagai langkah strategis dalam mempersiapkan atlet Indonesia untuk bersaing di tingkat internasional.

ā€œSemoga melalui ajang ini, kita dapat terus mengibarkan bendera Merah Putih dan mengumandangkan lagu Indonesia Raya di kancah dunia,ā€ pungkasnya. (*)

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved