Begini Tanggapan KPAI Soal Audisi Djarum yang Bakal Berhenti

Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Sitti Hikmawatty mengaku telah mengetahui langkah Djarum Foundation yang tak akan lagi mengadakan

Begini Tanggapan KPAI Soal Audisi Djarum yang Bakal Berhenti
Tribunnews/Abdul Majid
Anggota KPAI Sitti Hikmawatty saat memberikan penjelasan mengenai eksploitasi anak pada seleksi Djarum Beasiswa Bulutangkis Indonesia 2019 dalam sesi konferensi pers yang diadakan di Kantor KPAI, Jakarta, Kamis (1/8/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Sitti Hikmawatty mengaku telah mengetahui langkah Djarum Foundation yang tak akan lagi mengadakan audisi Djarum di tahun-tahun berikutnya.

Ia menilai bahwa langkah yang diambil Djarum sudah benar lantaran audisi yang dilakukan selama ini dianggap telah mengeksploitasi anak.

Seperti diketahui, eksploitasi anak yang dimaksud KPAI yakni terkait promosi produk rokok dalam logo Djarum Foundation yang berada di bagian baju para peserta.

“Kalau KPAI melihatnya ini ada itikad baik dari PB Djarum untuk mengubah pola audisi yang sekarang makanya dia ucapkan selamat tinggal, audisi yang sekarang yang kami anggap tidak ramah anak menjadi audisi yang ramah anak,” kata Sitti saat dihubungi Tribunnews, Selasa (10/9/2019).

“Jadi kepentingan pada anak itu sesuatu utama, olahraga juga sebagai upaya anak untuk mengiplementasikan bakat-bakat mereka, itu sesuatu yang baik. Dua kepetingan yang baik itu seharusnya sejalan, tidak untuk dihentikan,” sambungnya.

Lebih lanjut, soal polemik ini, Sitty mengatakan sudah membahas secara bersama dengan Djarum di dua pertemuan terakhir.

Dalam pertemuan tersebut, melahirkan keputusan Djarum Foundation harus mengadakan audisi ramah anak yang steril dari promosi produk Rokok ‘Djarum’ saat event berlangsung.

“Sudah dua kali kami ketemu (Djarum), terakhir 4 september. Dipertemuan tanggal 21 Agusutus dan 4 September untuk pembicaraan upaya pemberhentian ini tidak ada. Tapi diarahkan untuk menjadi ramah anak, itu dari hasil keputusan rapat,” ujar Sitty.

“Dari KPAI juga mendukung audisi jalan terus, tapi dengan catatan audisi ramah anak,” tambah dia.

Untuk permasalahan ini, Menteri Pemudan dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi juga sempat angkat bicara.

Menpora  berharap audisi Djarum yang telah melahirkan pebulutangsik kelas dunia terus berjalan.

Bahkan, Menpora rencananya bakal mengundang pihak KPAI ke Kemenpora untuk membahasa persoalan ini secara komperhensif.

“Kemungkinan kamis (bertemu Menpora), nanti akan pembicaraan tentang hal ini dan tapi tidak tahu juga agendanya akan melebar kemana. Pokoknya kalau kami diundang kamu siap datang,” pungkasnya.

Penulis: Abdul Majid
Editor: Toni Bramantoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved