MotoGP

Valentino Rossi Khawatir Marc Marquez Segera Samai Torehan Sembilan Gelar Juara Dunianya

Marc Marquez diprediksi bisa melampaui prestasi Rossi pada tahun-tahun mendatang. Prediksi itu juga muncul dari mulut Valentino Rossi sendiri.

Valentino Rossi Khawatir Marc Marquez Segera Samai Torehan Sembilan Gelar Juara Dunianya
twitter/@motogp
Marc Marquez dan Valentino Rossi berjabat tangan pada seri MotoGP Argentina 2019. 

Akan tetapi, ia hanya berhasil memenangi dua seri balapan sepanjang musim, yakni di MotoGP Austria dan MotoGP Qatar pada seri pembuka musim. 

Ducati terakhir kali menjadi juara MotoGP adalah kala Casey Stoner membawa mereka jadi yang terbaik pada MotoGP 2007.

Gelar Keenam Marc Marquez di Kelas Utama

Adapun Marc Marquez sukses mengunci gelar juara dunia keenam pada MotoGP setelah sebelumnya start dari posisi ketiga.

Sebelumnya, Marc Marquez merebut gelar juara dunia MotoGP pada 2013, 2014, 2016, 2017, dan 2018.

Marc Marquez berhasil finis pertama setelah menyusul pemegang pole position, Fabio Quartararo (Petronas Yamaha),

Dia pun menyelesaikan balapan di urutan terdepan dengan catatan waktu 39 menit 36,223 detik, disusul rival terdekatnya yakni Fabio Quartararo (Petronas Yamaha) dan Maverick Vinales (Monster Energy Yamaha).

Dengan kemenangan ini, Marquez pun kini genap mengumpulkan 325 poin. Jumlah tersebut tidak mungkin lagi terkejar oleh Dovizioso (Ducati) yang menduduki peringkat kedua klasemen MotoGP 2019.

Baca: Tiga Nama Calon Penyerang Anyar Manchester United: Darah Muda Pemain U-23

Baca: Hal-Hal Aneh pada Kecelakaan Marc Marquez Jelang MotoGP Thailand 2019

Jalannya sesi balapan MotoGP Thailand 2019

Balapan belum dimulai, Jack Miller (Pramac Racing) mengalami kendala dengan motornya dan harus mengawali balapan dari pitlane.

Marc Marquez langsung tancap gas dengan merangsek masuk untuk bertarung dengan dua rider terdepan yakni Fabio Quartararo dan Maverick Vinales.

Andrea Dovizioso yang start dari urutan ketujuh langsung tampil agresif dengan merebut posisi keempat untuk menjaga peluangnya menjegal gelar juara Marquez.

Duel sengit langsung terjadi antara Quartararo, Vinales dan Marquez di mana mereka lansgung mulai membuat gap dari para pesaingnya.

Hingga balapan memasuki putaran keempat dari total 26 putaran, Valentino Rossi masih kesulitan untuk bisa melewatai Joan Mir, sementara Andrea Dovizioso perlahan-lahan mendekati tiga pembalap terdepan.

Calon Musuh Utama Musim Depan

Balapan MotoGP Thailand 2019 meyisakan 20 putaran, Fabio Quartararo dan Marq Marquez mulai membuat jarak dengan Vinales yang berada di urutan ketiga.

Fabio Quartararo menunjukkan tanda-tanda benarnya prediksi bahwa dia lah yang bakal menjadi kompetitor utama Marc Marquez musim depan.

Diketahui, dari Valentino Rossi hingga kubu Ducati menyebut dominasi Marc Marquez bakal terusik oleh peforma Fabio Quartararo.

Buktinya, silih berganti, Marc Marquez dan Fabio Quartararo saling mencatatkan fastest lap hingga balapan memasuki putaran ketujuh.

Valentino Rossi perlahan-lahan kembali memperbaiki posisinya dengan menempati urutan keenam.

Balapan memasuki putaran ke-10, tak ada perubahan berarti di mana Quartararo masih menempati urutan pertama dengan ditempel ketat oleh Marquez.

Sedangkan, Valentino Rossi harus rela berada di uruan kedelapan setelah posisinya digusur oleh dua pembalap Suzuki yakni Alex Rins dan Joan Mir.

Pada putaran ke-13, Marquez hampir saja mengambil alih posisi Quartararo saat melaju di tikungan 5, namun pembalap berjulukan El Diablo itu masih mampu mempertahankan posisinya.

Vinales perlahan-lahan mampu menipiskan selisih waktunya dari dua pembalap tercepat sementara Dovizioso masih berkutat di urutan keempat saat balapan memasuki lap ke-14.

Alex Rins juga menunjukkan kebolehannya dengan merebut posisi Franco Morbidelli di urutan kelima saat balapan memasuki putaran ke-16, dan dia terpaut 0,8 dari Dovizioso yang berada di urutan keempat.

10 putaran terakhir, Marc Marquez semakin mendekati posisi Fabio Quartararo yang sejak awal balapan mampu mempertahankan posisinya, sementara Aleix Espargaro harus mengakhiri balapan lebih awal.

Alex Rins semakin agresif tatkala pembalap asal Spanyol itu mampu memangkas selisih waktunya dengan Dovizioso yang berada di urutan keempat menjadi 0,3 detik.

Lima putaran terakhir duel sengit terjadi di tikungan 1, saat Marquez hampir mengambil alih posisi Quartararo namun pembalap asal Prancis itu masih mampu mengamankan posisinya.

Marc Marquez kembali mengulangi usahanya untuk merebut posisi Quartararo saat balapan menyisakan dua putaran lagi dengan melancarkan serangan di tikungan 3.

The Baby Alien akhirnya berhasil mengambil alih posisi Quaratararo di tikungan 3 saat balapan memasuki putaran penghabisan.

Hingga balapan berakhir Marc Marquez mampu mengamankan posisinya dan menyegel juara dunia, diikuti Quartararo di urutan kedua dan Vinales di urutan ketiga.

Baca: Tiga Nama Calon Penyerang Anyar Manchester United: Darah Muda Pemain U-23

Baca: Hal-Hal Aneh pada Kecelakaan Marc Marquez Jelang MotoGP Thailand 2019

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Rossi Kecewa Tidak Bisa seperti Marquez di Masa Jaya"

Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved