Olimpiade 2020

Olimpiade Diundur ke 2021, Angkat Besi Indonesia Naikkan Target Jadi Dua Emas

dasar keberanian menetapkan target itu karena melihat data-data dari lawan yang akan dihadapi oleh para lifter Indonesia.

humas PB PABSI
Eko Yuli Irawan 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Mundurnya Olimpiade Tokyo 2020 yang akan diadakan tahun depan pada 23 Juli – 8 Agustus ternyata jadi keuntungan untuk Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABSI).

Wakil Ketua PB PABSI, Djoko Pramono merasa optimistis dan berani menargetkan atletnya untuk bisa dapat dua medali emas.

Hal itu ia sampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komosi X DPR RI secara virtual, Rabu (8/4/2020).

“Untuk Olimpiade tahun depan Insya Alalh bukan hanya Eko yang emas, tapi Windy Cantika Aisah (kelas 49 kg) juga bisa mendampingi Eko mendapat emas,” kata Djoko.

Djoko menjelaskan, dasar keberanian menetapkan target itu karena melihat data-data dari lawan yang akan dihadapi oleh para lifter Indonesia.

Khususnya, di kelas Windy Cantika. Selain itu, panjangnya persiapan yang dilakukan atletnya menyusul penundaan Olimpiade hingga tahun depan.

“Thailand sudah pasti tidak ikut karena mendapat skorsing dari IWF atas kasus doping. Dengan begitu, lawan Indonesia hanya dari China. Dalam hitungan kami, di atas kertas Windy akan lebih maju,” ujarnya.

Menilik laman IWF, lifter China yang bakal menjadi tantangan berat Windy yaitu Jiang Huihua. Total angkatan terbaiknya 212 kg (94 kg snatch dan 118 clean and jerk) di Kejuaraan Dunia Angkat Besi di Pattaya, Thailand 2019.

Sementara itu, total angkatan terbaik Windy hanya mencapai 190 kg saat tampil di SEA Games 2019 Manila. Rinciannya, 86 kg angkatan snacth dan 104 kg angkatan clean and jerk.

Selain itu, persiapan satu tahun lagi dikatakan Eko Yuli juga bakal membuat dirinya bisa lebih maksimal lagi.

“Saya sendiri sebagai atlet berharap pelatnas tetap berjalan sampai 2021. Saat ini kami susdah 95 persen tapi dengan diundurkan ke 2021 itu menguntungkan lagi jadi persiapan bisa lebih baik lagi. Tahun depan 110 persen. Target sangat meungkinkan tercapai,” kata Eko Yuli.

Penulis: Abdul Majid
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved