BWF World Tour
Fakta 8 Besar Polytron Indonesia Open 2026: Waktunya Jonatan Christie Bersinar di Istora
Juara bertahan rontok menyisakan Chou Tien Chen di 8 besar Polytron Indonesia Open 2026, waktunya Jojo bersinar di Istora.
Ringkasan Berita:
- Babak perempat final Polytron Indonesia Open 2026 punya peluang besar melahirkan juara baru
- Dominasi tunggal putra China resmi runtuh total dan habis tanpa sisa sebelum babak delapan besar dimulai
- Jonatan Christie menjadi satu-satunya harapan tuan rumah untuk juara, tapi wajib waspada dengan pemain muda
TRIBUNNEWS.COM - Memasuki babak perempat final Polytron Indonesia Open 2026 menyisakan fakta mengejutan, Jumat (5/6/2026).
Sektor tunggal putra dipastikan mengalami goncangan hebat setelah deretan jawara turnamen super 1000 ini berguguran sebelum.
Celah besar kini terbuka lebar untuk melahirkan sang jawara baru.
Jonatan Christie jadi harapan satu-satunya Indonesia untuk bisa membuktikan kelasnya di Istora, Senayan, Jakarta.
Gugurnya Para Penguasa Istora
Menengok ke belakang, dominasi sektor tunggal putra di turnamen berlevel Super 1000 ini biasanya dikuasai oleh nama-nama itu saja.
Edisi 2026 menyajikan cerita yang berbeda. Proses "pembersihan" para raksasa ini sejatinya sudah dimulai sejak babak awal.
Langkah sang juara bertahan, Anders Antonsen asal Denmark, langsung terhenti secara mengejutkan di babak 32 besar.
Tunggal putra nomor satu dunia asal China, Shi Yu Qi, terjungkal di babak 16 besar.
Ditambah dengan keputusan pensiunnya sang pemilik hattrick juara, Viktor Axelsen, praktis peta persaingan kini menjadi sangat cair.
Saat ini, satu-satunya mantan juara yang masih menginjakkan kaki di babak perempat final hanyalah veteran asal Taiwan, Chou Tien Chen,
Ya, Chou pernah mengangkat trofi di Istora pada edisi 2019 silam.
Skenarionya, jika Chou Tien Chen tumbang di babak 8 besar ini, maka dipastikan lahirnya raja baru di sektor tunggal putra.
Baca juga: Blak-blakan Alwi Farhan Usai Dikalahkan Jonatan Christie: Saya Nafsu Banget, Defense-nya Rapat
Tumbangnya Dinasti Tembok Raksasa China
Salah satu sorotan paling Menarik dalam turnamen kali ini adalah rontoknya dominasi delegasi China.
Pasukan Negeri Tirai Bambu yang biasanya mendominasi podium tertinggi, kini harus menerima kenyataan pahit.
Pasukan tunggal putra mereka luluh lantak tanpa sisa bahkan sebelum babak perempat final dimulai.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Jonatan-Christie-Kalahkan-Alwi-Farhan_20260605_065515.jpg)