Kamis, 9 April 2026

MotoGP

Candaan Valentino Rossi, Ingin Tutup Akademi VR46 Gegara Diasapi Dua Muridnya

Setelah Valentino Rossi diasapi oleh kedua muridnya di MotoGP San Marino, The Doctor berkelakar akan menutup akademinya VR46.

AFP/ANDREAS SOLARO
Ilustrasi - Candaan Valentino Rossi, Ingin Tutup Akademi VR46 Gegara Diasapi Dua Muridnya 

TRIBUNNEWS.COM - Pembalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi membuat candaan akan menutup akademi VR46 miliknya setelah diasapi kedua muridnya.

Valentino Rossi memang kalah bersaing di MotoGP San Marino yang telah usai berlangsung, Minggu (13/9/2020).

Berlangsung di Sirkuit Misano, Valentino Rossi hanya mampu finis di urutan ke-4.

Baca: Persaingan Juara Dunia MotoGP 2020 Makin Panas, Valentino Rossi: Apapun bisa Terjadi

Baca: Musim yang Aneh, Asa Valentino Rossi Kejar Gelar Juara Dunia Kembali Menyala

Uniknya, Valentino Rossi justru 'diasapi' oleh dua pembalap yang notabenenya merupakan anak didiknya di Akademi VR46.

Dua pembalap yang dimaksud ialah Franco Morbidelli (Yamaha Petronas SRT) dan Francesco Bagnaia (Pramac Ducati).

Kedunya berhasil finis di urutan pertama dan kedua. Di mana posisi ketiga menjadi milik Joan Mirr dari Suzuki Ecstar.

Valentino Rossi pun menyayangkan atas kekalahan yang ia alami saat balapan di Misano.

Dan nahasnya, kekalahan itu bak dialami saat melakukan pelatihan di ranch akademinya.

“Sayang sekali tidak bisa naik podium, dengan Pecco dan Franco akan menjadi pesta yang hebat," tukas Rossi seperti yang dikutip dari laman Corsedimoto.

Sekadar informasi, kemenangan yang diperoleh dua murid dari Valentino Rossi itu merupakan pencapaian perdana bagi keduanya. Terhitung semenjak berkiprah di kejuaraan kelas para raja.

Selera humor Valentino Rossi pun keluar dengan menyatakan bahwa dirinya akan menutup akademinya.

Kelakar yang dilakukan oleh Valentino Rossi tak terlepas akibat kekalahan yang dialami atas Morbidelli dan Pecco (panggilan Francesco Bagnaia).

“Setelah tempat pertama Marini dan Bezzecchi, maupun posisi pertama dan kedua Morbidelli dan Bagnaia, kami telah memutuskan untuk menutup Akademi."

"Sekarang dengan Morbidelli kami hanya berbicara tentang sepakbola," kelakar Rossi dengan tertawa.

Atas hasil gemilang yang diperoleh anak didiknya itu, Valentino Rossi mengaku bangga.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved