Breaking News:

Greysia Polii Temukan Kekuatan di Balik Kelemahannya, Teknik Servisnya Kini jadi Ciri Khas

Pemain ganda putri Indonesia, Greysia Polii mengungkapkan rahasia di balik teknik servisnya yang lain daripada yang lain.

Tribunnews/JEPRIMA
Pemain ganda putri Indonesia, Greysia Polii mengungkapkan rahasia di balik teknik servisnya yang lain daripada yang lain - Pasangan ganda putri Indonesia Greysia Polii dan Apriyani Rahayu saat melawan atlet Cina Liu Xuan Xuan/Xia Yu Ting pada babak pertama Indonesia Masters 2020, di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (15/1/2020). Pada pertandingan tersebut berlangsung selama 73 menit dengan kedudukan rubber set 22-24, 21-17, 21-15 yang dimenangkan oleh pasangan Greysia Polii dan Apriyani Rahayu .Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNNEWS.COM - Pemain ganda putri andalan Indonesia, Greysia Polii baru-baru ini mengungkapkan rahasia di balik teknik servisnya yang unik.

Pebulu tangkis yang kerap disapa Greys ini menggunakan teknik forehand serve sebagai satu di antara senjatnya.

Ia tak lagi menggunakan backhand serve untuk memulai adu raket dengan lawannya.

Pasangan pebulu tangkis ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu saat melawan pasangan pebulu tangkis ganda putri Kanada, Rachel Honderich/Kristen Tsai pada babak 16 besar Indonesia Masters 2020 di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (16/1/2020). Greysia/Apriyani berhasil mengalahkan lawannya lewat gua gim langsung dengan skor 21-19 dan 21-10. Tribunnews/Jeprima
Pasangan pebulu tangkis ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu saat melawan pasangan pebulu tangkis ganda putri Kanada, Rachel Honderich/Kristen Tsai pada babak 16 besar Indonesia Masters 2020 di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (16/1/2020). Greysia/Apriyani berhasil mengalahkan lawannya lewat gua gim langsung dengan skor 21-19 dan 21-10. Tribunnews/Jeprima (Tribunnews/Jeprima)

Baca juga: BWF Revisi Jadwal Turnamen Lagi, Indonesia Open & Indonesia Masters 2021 Terdampak

Baca juga: UPDATE Ranking BWF Sektor Tunggal Putra: Axelsen Langkahi Chou Tien Chen, Ginting Tembus 5 Besar

Rupanya, Greysia Polii tak sekonyong-konyong dalam melakukan hal tersebut.

Pebulu tangkis berusia 34 tahun itu mengungkapkan sebuah cedera yang ia alami membuatnya mengubah gaya service-nya.

Dikutip dari laman resmi BWF, Greysia Polii mengalami cedera bahu pada tahun 2011 lalu yang membuat dirinya kesulitan melakukan serve.

Ia sempat merasakan gundah yang luar biasa mengetahui dirinya mengalami kesulitan melakukan satu di antara teknik dasar bulu tangkis itu.

"Serve adalah kebanggan saya waktu itu," ungkap Greysia Polii.

"Saya lalu berpikir, bagaimana bisa sebagai pemain profesional, saya tidak bisa melakukan serve," sambungnya.

Baca juga: Ikuti Malaysia Open 2021, PBSI Kirim Wakil Terbaik, Jojo, Ginting Hingga Minions Siap Tempur

Selama beberapa waktu, Greys tetap memaksakan diri untuk menggunakan teknik backhand serve.

Halaman
123
Penulis: guruh putra tama
Editor: Drajat Sugiri
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved